Pemkab Jayapura bersama masyarakat adat komitmen sukseskan pilkada 2024
Minggu, 18 Agustus 2024 11:43 WIB
Penjabat Bupati Jayapura Samuel Siriwa bergandengan tangan dengan para tokoh masyarakat adat Papua di Obhe Raiklhebey Kampung Ifar Besar, Minggu (19/8/2024). ANTARA/Yudhi Efendi
Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura bersama masyarakat adat Papua berkomitmen untuk menyukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024 di daerah setempat.
Penjabat Bupati Jayapura Samuel Siriwa sehari setelah dilantik Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong langsung melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat adat Kampung Ifar Besar Sentani di Obhe Reiklhebey (Rumah Adat) Kampung Ifar Besar).
Penjabat Bupati Jayapura Samuel Siriwa di Sentani, Minggu mengatakan agenda utamanya adalah pelaksanaan pilkada serentak pada 27 November 2024 dapat berjalan baik.
“Pilkada dapat terlaksana dengan baik dengan dukungan masyarakat adat, sehingga kami mengharapkan partisipasinya secara aktif,” katanya.
Menurut dia, tahapan dan proses pilkada sementara berjalan, sehingga hal ini harus didukung sehingga pelaksanaannya nanti sesuai dengan diharapkan.
“Masyarakat tidak boleh terpecah belah karena perbedaan pilihan, tetapi bagaimana melalui perbedaan itu tetap damai, santun menuju Kabupaten Jayapura yang lebih baik ke depan,” ujarnya.
Dia mengharapkan ondofolo, kepala suku di Kabupaten Jayapura supaya dapat mengajak masyarakatnya untuk saling bergandengan tangan menghadapi Pilkada serentak 2024.
“Serahkan semua urusan kepada KPU dalam menjalankan semua tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan pilkada, dan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) harus dijaga bersama,” katanya.
Sementara itu tokoh masyarakat adat Papua Alfius Imerson C Nicolas Joku mengatakan imbauan dan harapan Penjabat Bupati Jayapura Samuel Siriwa supaya dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat diikuti oleh masyarakat.
“Pilkada adalah agenda negara, sehingga keberhasilannya tidak hanya tugas pemerintah daerah dan TNI-Polri, tetapi tugas semua pihak termasuk masyarakat adat,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata Nicolas, program Pemkab Jayapura harus didukung dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat sehingga kenyamanan dan kesejahteraan itu terwujud.
“Perbedaan bukan untuk saling menjatuhkan, tetapi harus saling menguatkan dalam menuju Kabupaten Jayapura yang diharapkan,” katanya.
Penjabat Bupati Jayapura Samuel Siriwa sehari setelah dilantik Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong langsung melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat adat Kampung Ifar Besar Sentani di Obhe Reiklhebey (Rumah Adat) Kampung Ifar Besar).
Penjabat Bupati Jayapura Samuel Siriwa di Sentani, Minggu mengatakan agenda utamanya adalah pelaksanaan pilkada serentak pada 27 November 2024 dapat berjalan baik.
“Pilkada dapat terlaksana dengan baik dengan dukungan masyarakat adat, sehingga kami mengharapkan partisipasinya secara aktif,” katanya.
Menurut dia, tahapan dan proses pilkada sementara berjalan, sehingga hal ini harus didukung sehingga pelaksanaannya nanti sesuai dengan diharapkan.
“Masyarakat tidak boleh terpecah belah karena perbedaan pilihan, tetapi bagaimana melalui perbedaan itu tetap damai, santun menuju Kabupaten Jayapura yang lebih baik ke depan,” ujarnya.
Dia mengharapkan ondofolo, kepala suku di Kabupaten Jayapura supaya dapat mengajak masyarakatnya untuk saling bergandengan tangan menghadapi Pilkada serentak 2024.
“Serahkan semua urusan kepada KPU dalam menjalankan semua tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan pilkada, dan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) harus dijaga bersama,” katanya.
Sementara itu tokoh masyarakat adat Papua Alfius Imerson C Nicolas Joku mengatakan imbauan dan harapan Penjabat Bupati Jayapura Samuel Siriwa supaya dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat diikuti oleh masyarakat.
“Pilkada adalah agenda negara, sehingga keberhasilannya tidak hanya tugas pemerintah daerah dan TNI-Polri, tetapi tugas semua pihak termasuk masyarakat adat,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata Nicolas, program Pemkab Jayapura harus didukung dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat sehingga kenyamanan dan kesejahteraan itu terwujud.
“Perbedaan bukan untuk saling menjatuhkan, tetapi harus saling menguatkan dalam menuju Kabupaten Jayapura yang diharapkan,” katanya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dekranasda dorong masyarakat adat Jayawijaya peroleh perlindungan kekayaan intelektual
03 March 2026 11:24 WIB
Pemprov Papua sebut tokoh adat jadi jembatan aspirasi pemerintah dan rakyat
15 February 2026 10:48 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Gubernur sebut program rehabilitasi RTLH tingkatkan kualitas hidup warga Papua
17 April 2026 8:48 WIB
Pemkot Jayapura harap partai politik penerima dana hibah tingkatkan kualitas demokrasi
15 April 2026 10:52 WIB
Gubernur Papua sebut Dana Otsus Rp12,69 T dapat percepat bangun daerah tertinggal
14 April 2026 18:41 WIB