Logo Header Antaranews Papua

Empat helikopter dikerahkan proses evakuasi crew heli PT NUH

Jumat, 18 September 2020 19:30 WIB
Image Print
Kepala Basarnas Biak Gusti Anwar Mulyadi saat memberikan breefing terkait rencana evakuasi crew helikopter yang me darat darurat di pedaman Kab. Paniai. (ANTARA/HO/Basarnas Biak)

Jayapura (ANTARA) - Empat helikopter akan dikerahkan dalam proses evakuasi crew helikopter milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) yang mendarat darurat di pedalaman wilayah Paniai.

Kepala Basarnas Biak Gusti Anwar Mulyadi kepada Antara, Jumat malam, mengaku keempat helikopter yang akan dikerahkan itu di antaranya milik TNI-AL, heli One Air, heli Lama dan helikopter Airfast.
Posisi keempat helikopter itu tersebar di Sorong, Timika dan Enarotali, kata Gusti seraya mengaku, evakuasi belum bisa dilakukan karena cuaca jelek di sekitar TKP.
Belum diketahui kondisi ketiga crew, yakni Capt. Endy Nawalaga, Capt. Erik Kurniawan, dan crew M Aswar Jamal yang helikopter-nya mendarat darurat di ketinggian 4.700 feet ( bukan dpl-red).
" Mudah-mudahan Sabtu (19/9) cuaca bersahabat, sehingga evakuasi berjalan lancar," harap Gusti yang mengaku saat ini sudah berada di Nabire untuk memimpin langsung evakuasi.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal menambahkan dari laporan yang diterima terungkap helikopter PT NUH dengan nomor penerbangan PK-USS ditemukan pada koordinat S 03° 34.220' dan E 136° 09.623' posisi crashed into rugged stream in basin (di cekungan aliran sungai), roughly 4700 fts, rugged terrain, no area to land.
"Selain itu, terlihat crew memberikan tanda-tanda permintaan pertolongan dengan menggunakan lambaian kain merah dan itu terlihat saat helikopter milik PT Intan Angkasa Air Services registrasi PK-IWV take off dari Bandara Enarotali melihat tanda yang diberikan," tutur Kombes Kamal.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026