Logo Header Antaranews Papua

Umat Kristiani Ilaga Puncak jalankan ibadah Minggu tanpa rasa takut

Senin, 10 Mei 2021 10:26 WIB
Image Print
Waka Satgas Humas Nemangkawi AKBP Arief Fajar Satria memotret aktivitas warga Ilaga yang melaksanakan ibadah di Gereja GKII Jemaat Efata, Ilaga, Minggu (9/5/2021). (ANTARA/HO-Humas Satgas Nemangkawi)

Timika (ANTARA) - Umat Kristiani di Kota Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak, Papua menggelar kegiatan ibadah Minggu seperti biasanya di gereja mereka masing-masing, tanpa rasa takut dan khawatir dengan ancaman teror penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Alqudusy, di Timika, Minggu, mengatakan situasi keamanan di Kota Ilaga saat ini sudah semakin kondusif.

"Ilaga sekarang sudah semakin kondusif, tadi pagi banyak jemaat gereja yang melaksanakan ibadah di gereja-gereja setempat, semua dalam kondisi aman," ujarnya.

Pada Minggu pagi, Waka Satgas Humas Nemangkawi AKBP Arief Fajar Satria bersama Brigadir Polisi Akram secara khusus memotret dari dekat aktivitas warga yang melaksanakan ibadah di Gereja GKI Jemaat Eklesia dan Gereja GKII Jemaat Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

Pelaksanaan kegiatan ibadah Minggu pada kedua gereja tersebut, dihadiri banyak jemaat dan berlangsung dalam suasana yang aman serta lancar.

Warga Ilaga mendatangi gereja setempat untuk melaksanakan ibadah Minggu (9/5/2021). (ANTARA/HO-Humas Satgas Nemangkawi)

Kombes Iqbal mengatakan aparat gabungan TNI dan Polri terus meningkatkan pengamanan di Kota Ilaga dan sekitarnya hingga ke wilayah Kemak yang beberapa waktu lalu sempat mendapatkan teror oleh KKB, sehingga menyebabkan warga meminta perlindungan ke Kantor Polres Ilaga.

"Warga Kemak yang datang mengamankan diri di Mako Polres Puncak sekarang sudah kembali ke rumah masing-masing. Mereka hanya satu malam saja di Polres Puncak karena ketakutan akibat teror oleh KKB. Aktivitas warga di Ilaga sudah mulai normal kembali seperti di pasar. Pasukan TNI dan Polri sudah mengamankan sampai di Kemak. KKB yang sebelumnya sempat melakukan teror di Kemak sudah berhasil dipukul mundur," ujarnya pula.



Pewarta :
Editor: Editor Papua
COPYRIGHT © ANTARA 2026