
Pemkab Jayawijaya fasilitasi 50 anak jalanan miliki keterampilan

Supaya punya masa depan cerah
Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memfasilitasi 50 anak jalanan agar memiliki keterampilan dengan mengirim mereka ke Yogyakarta dan Semarang.
"Mereka dikirim untuk mendapatkan keterampilan termasuk pendidikan karakter, akhlak, mental, dan spiritual," ujar Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere di Wamena, Sabtu.
Ia mengatakan anak-anak jalanan yang dikirim ke Yogyakarta dan Semarang tidak hanya berasal dari Jayawijaya, tetapi juga dari tujuh kabupaten lainnya.
“Anak-anak jalanan yang kami kirim itu ada yang berasal dari Nduga, Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Yalimo,” katanya.
Menurut dia, pengiriman anak jalanan ke dua daerah di Pulau Jawa itu untuk memberikan kesempatan dan harapan baru bagi mereka untuk menjadi generasi terbaik daerah ini.
“Kami tidak membedakan anak-anak jalanan itu, kami rekrut semuanya untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi mereka, sehingga bisa bermanfaat kelak di masa depan,” ujarnya.
Dia menjelaskan pengiriman 50 anak jalanan merupakan program nyata 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Atenius Murib-Ronny Eloper.
“Saya dan bapak bupati memiliki harapan besar bagi anak-anak ini supaya menjadi orang sukses di masa depan. Makanya kami kirim untuk memperoleh pendidikan karakter, disiplin, akhlak dan keterampilan di Yogyakarta dan Semarang,” katanya.
Dia menambahkan, program anak jalanan ini masih terus dilakukan untuk memberikan harapan besar bagi mereka meraih cita-cita di masa depan.
“Kami berharap anak jalanan memiliki harapan seperti anak-anak pada umumnya sehingga mereka memiliki masa depan cerah dan lebih baik,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
