Logo Header Antaranews Papua

DP3AKB Jayawijaya imbau pasangan suami istri mengatur jarak kehamilan

Senin, 8 September 2025 14:11 WIB
Image Print
Kantor DP3AKB Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi.

Wamena (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong pasangan suami istri mengatur jarak kehamilan guna memberikan peluang kesehatan lebih baik kepada istri dan balita

Kepala DP3AKB Kabupaten Jayawijaya Ramlia Salim di Wamena, Senin, mengatakan pasangan suami istri wajib mengetahui manfaat dari mengatur jarak kehamilan.

“Tentu dengan mengatur jarak kehamilan, maka ibu dan bayi mempunyai peluang lebih sehat dibanding yang tidak mengatur jarak,” katanya.

Menurut dia, mengatur jarak kehamilan juga dapat mengatur asupan gizi yang dikonsumsi oleh ibu saat mengandung, sehingga menghindarkan balita terdampak stunting atau pertumbuhan lambat serta gizi buruk.

“Setiap kegiatan sosialisasi, kami terus mendorong kepada pasangan, baik itu ibu dan ayah, untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan dengan mengatur jarak kehamilan,” ujarnya.

Dia menjelaskan metode mengatur jarak kehamilan antara lain menggunakan alat kontrasepsi dan alat pelindung, seperti kondom baik pria maupun wanita.

“Alat kontrasepsi saat ini bermacam-macam tergantung kebutuhan atau keinginan dari pasangan keluarga mau menggunakan yang mana,” kata Ramlia Salim.

Dengan menggunakan alat kontrasepsi untuk mengatur jarak kehamilan, lanjut dia, maka secara tidak langsung telah mensukseskan program nasional tentang Keluarga Berencana (KB).

“Sekali lagi kami menyampaikan Program KB bukan melarang wanita untuk hamil, tetapi mengatur jarak kehamilan sehingga memberikan kesempatan lebih kepada ibu dan balita lebih sehat baik rohani maupun jasmani,” ucap Ramlia Salim.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026