Jayapura (ANTARA) - Gubernur Papua Mathius Fakhiri menegaskan partai politik memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, terutama pada masa perubahan dan percepatan program strategis yang kini berlangsung di seluruh Tanah Papua.
"Konsolidasi internal partai menjadi fondasi penting dalam memperkuat kiprah politik yang berdampak langsung bagi masyarakat," kata Fakhiri di Jayapura, Minggu.
Menurut Fakhiri, untuk itu pembangunan Papua membutuhkan kolaborasi semua pihak.
"Sehingga saya minta partai politik wajib hadir, bekerja, dan berkontribusi nyata demi kemajuan masyarakat," ujarnya.
Dia menjelaskan karena transformasi pembangunan Papua harus menempatkan manusia sebagai pusat kemajuan.
"Saya menekankan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas pemerintah, khususnya melalui peningkatan layanan pendidikan dan perluasan akses bagi generasi muda," katanya.
Dia menambahkan pihaknya menilai kontribusi aktif partai politik sangat dibutuhkan untuk mengawal kebijakan publik dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Oleh sebab itu partai politik harus menjadi jembatan antara pemerintah dan warga," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya juga mengajak seluruh partai untuk menghadirkan praktik politik yang demokratis dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
"Sehingga keputusan politik, harus memberi manfaat nyata bagi Papua," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Papua Mathius Fakhiri telah membuka Rapat Kerja Daerah Partai Demokrat yang melibatkan empat provinsi hasil pemekaran, yakni Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan bertempat di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (29/11).

