Kementerian Kominfo harapkan konten game dalam negeri terus tumbuh
Selasa, 19 Oktober 2021 16:17 WIB
Ilustrasi game online (ANTARA)
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah sedang mengupayakan agar industri game dalam negeri terus tumbuh, supaya game yang beredar di pasar dikuasai buatan lokal.
"Jangan sampai dibanjiri game asing, jangan sampai kita jadi pasar saja. Kita produksi juga (game) dalam negeri," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, saat ditemui di Jakarta, Selasa.
Menurut Johnny, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, sedang mengupayakan tata kelola untuk industri game dalam negeri.
Berkaitan dengan konten game, dia mengharapkan permainan yang mengandung budaya dan sejarah Indonesia. Johnny melihat ada game buatan negara lain, termasuk dari China, yang bertema budaya negara tersebut. Tema seperti itu juga bisa diterapkan pada game lokal.
"Mendorong inovasi dan kreativitas nasional kita supaya diisi orang Indonesia sendiri," kata Johnny.
Menkominfo Johnny mengaku sering mendapat aduan bahwa anak-anak terlalu sering bermain game online, beberapa pihak juga meminta game tertentu diblokir.
Berkaitan dengan blokir, pemerintah tidak bisa serta-merta memblokir game ketika mendapat aduan.
"Game online, selama ia legal, tidak melanggar aturan. Berbeda dengan pinjaman online (yang ilegal), hoaks dan pornografi," kata Johnny.
Dalam hal ini, Johnny menngharapkan partisipasi dari orang tua, guru sampai tokoh agama supaya bisa memberi pemahaman ke anak-anak untuk tidak terus-menerus bermain game.
Orang tua perlu menerapkan aturan ketika anaknya mengakses game online, seperti mengatur waktu belajar dan bermain.
"Jangan sampai, waktu main game mendominasi," kata Johnny.
Kominfo bersama Asosiasi Game Indonesia tahun ini merencanakan konferensi untuk pengembang game lokal, Indonesia Game Developer Exchange (IGDX).
Acara ini berisi pelatihan intensif untuk pengembang game, seminar, sampai pertemuan dengan pengembang asing dan calon investor.
"Jangan sampai dibanjiri game asing, jangan sampai kita jadi pasar saja. Kita produksi juga (game) dalam negeri," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, saat ditemui di Jakarta, Selasa.
Menurut Johnny, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, sedang mengupayakan tata kelola untuk industri game dalam negeri.
Berkaitan dengan konten game, dia mengharapkan permainan yang mengandung budaya dan sejarah Indonesia. Johnny melihat ada game buatan negara lain, termasuk dari China, yang bertema budaya negara tersebut. Tema seperti itu juga bisa diterapkan pada game lokal.
"Mendorong inovasi dan kreativitas nasional kita supaya diisi orang Indonesia sendiri," kata Johnny.
Menkominfo Johnny mengaku sering mendapat aduan bahwa anak-anak terlalu sering bermain game online, beberapa pihak juga meminta game tertentu diblokir.
Berkaitan dengan blokir, pemerintah tidak bisa serta-merta memblokir game ketika mendapat aduan.
"Game online, selama ia legal, tidak melanggar aturan. Berbeda dengan pinjaman online (yang ilegal), hoaks dan pornografi," kata Johnny.
Dalam hal ini, Johnny menngharapkan partisipasi dari orang tua, guru sampai tokoh agama supaya bisa memberi pemahaman ke anak-anak untuk tidak terus-menerus bermain game.
Orang tua perlu menerapkan aturan ketika anaknya mengakses game online, seperti mengatur waktu belajar dan bermain.
"Jangan sampai, waktu main game mendominasi," kata Johnny.
Kominfo bersama Asosiasi Game Indonesia tahun ini merencanakan konferensi untuk pengembang game lokal, Indonesia Game Developer Exchange (IGDX).
Acara ini berisi pelatihan intensif untuk pengembang game, seminar, sampai pertemuan dengan pengembang asing dan calon investor.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bareskrim Polri ungkap kejahatan seksual anak melalui daring game "online"
30 November 2021 15:43 WIB, 2021
Keren, Mahasiswa UIN Prof Syaifuddin Zuhri perkenalkan aplikasi game toleransi
28 November 2021 3:49 WIB, 2021
Menteri BUMN Erick Thohir: Fokus baru Telkomsel mendukung kreator game lokal
24 October 2021 9:20 WIB, 2021
Ganda Fajar/Rian lalui rubber game menuju perempat final Denmark Open
22 October 2021 3:07 WIB, 2021
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Pemprov Papua Selatan-Universitas Indonesia kerja sama bidang pendidikan program magister
18 April 2026 11:05 WIB