PDAM Jayapura pastikan tak ada kenaikan tarif hingga 2024
Jumat, 14 Oktober 2022 3:27 WIB
Dirut PDAM Jayapura Entis Sutisna (ANTARA/Ardiles Leloltery)
Jayapura (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum Daerah (PDAM) Jayapura memastikan tidak akan menaikkan tarif air hingga awal 2024.
Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna di Jayapura, Kamis, mengatakan pihaknya hingga kini belum ada rencana untuk menaikkan tarif air melainkan melakukan efisiensi atau memaksimalkan pendapatan.
"Jadi semua pendapatan kami optimalkan untuk lebih maksimal dan melakukan penghematan serta mengidentifikasi kebocoran pipa air," katanya.
Saat ini kata dia, dalam melakukan penghematan dan identifikasi kebocoran pipa air seluruh pekerjaan jaringan perpipaan tidak lagi memakai jasa dari pihak ketiga (kontraktor).
"Tetapi seluruh perbaikan pada enam unit pelayanan PDAM Jayapura dilakukan oleh petugas kami," ujarnya.
Dia menjelaskan saat ini tarif dasar air PDAM Jayapura sebesar Rp4.050 kemudian untuk tarif rata-rata jika dibandingkan dengan harga pokok produksi ada keuntungan Rp700 per meter kubik.
"Sehingga saat ini kami tidak ingin untuk meningkatkan tarif dasar air," katanya lagi
Dia menambahkan jika ada peningkatan tarif dasar air mungkin lima tahun ke depan karena saat ini PDAM Jayapura lebih fokus pada operasional perusahaan.
Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna di Jayapura, Kamis, mengatakan pihaknya hingga kini belum ada rencana untuk menaikkan tarif air melainkan melakukan efisiensi atau memaksimalkan pendapatan.
"Jadi semua pendapatan kami optimalkan untuk lebih maksimal dan melakukan penghematan serta mengidentifikasi kebocoran pipa air," katanya.
Saat ini kata dia, dalam melakukan penghematan dan identifikasi kebocoran pipa air seluruh pekerjaan jaringan perpipaan tidak lagi memakai jasa dari pihak ketiga (kontraktor).
"Tetapi seluruh perbaikan pada enam unit pelayanan PDAM Jayapura dilakukan oleh petugas kami," ujarnya.
Dia menjelaskan saat ini tarif dasar air PDAM Jayapura sebesar Rp4.050 kemudian untuk tarif rata-rata jika dibandingkan dengan harga pokok produksi ada keuntungan Rp700 per meter kubik.
"Sehingga saat ini kami tidak ingin untuk meningkatkan tarif dasar air," katanya lagi
Dia menambahkan jika ada peningkatan tarif dasar air mungkin lima tahun ke depan karena saat ini PDAM Jayapura lebih fokus pada operasional perusahaan.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bulog Papua siapkan 38.775 ton beras penuhi kebutuhan warga di Bumi Cenderawasih
02 April 2026 19:47 WIB
BPS Papua sebut 20 komoditas di Bumi Cenderawasih penyumbang inflasi pada Maret 2026
02 April 2026 12:30 WIB
BPS sebut tiga negara tujuan utama jadi ekspor besar Papua pada Februari 2026
02 April 2026 12:26 WIB