Wamena (ANTARA) - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya Papua Pegunungan berkolaborasi memperkuat program yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN, dengan menggelar sosialisasi penyusunan program oleh Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten setempat.
Staf Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri RI Didi Untung Wijayadi di Wamena Selasa mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu Pemkab Jayawijaya memperoleh dana CSR dari pemerintah pusat baik dari Kementerian maupun BUMN.
Kegiatan yang bersumber dari dana APBN dan corporate social responsibility atau CSR tersebut berlangsung di Kantor bupati Jayawijaya.
“Kami tahu bersama bahwa APBN yang dikucurkan untuk Pemkab Jayawijaya sangatlah kecil, maka kami dari Ditjen Banda Kemendagri mau membantu supaya ada anggaran lainnya yang diperoleh daerah untuk menyukseskan program dan kegiatan tahun ini,” katanya.
Menurut dia, pihaknya bisa ada di Jayawijaya karena permintaan dari Bupati Jayawijaya Atenius Murib kepada Ditjen Bangda, untuk membantu daerah memperoleh dana tambahan dari CSR supaya program dan kegiatan yang telah disusun dapat berjalan.
“Kami di sini menjelaskan bagaimana pemerintah daerah bisa memperoleh dana CSR seperti pembuatan proposal yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Karena di pusat itu banyak sekali program dan kegiatan untuk daerah pada kepemimpinan presiden dan wakil presiden, maka perlu adanya kerja sama,” ujarnya.
Dia menjelaskan pula, setiap proposal yang diberikan kepada Kementerian dan BUMN di pusat itu harus atas nama Bupati Jayawijaya Atenius Murib.
“Paket program dan kegiatan baik di Kementerian dan BUMN itu harus yang minta bupati, kalau kepala dinas atau badan tidak mungkin dilayani. Contohnya permintaan di salah satu bank negara harus di pusat langsung, tidak bisa melalui daerah,” katanya.
Sementara itu Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayawijaya Lekius Yikwa mengatakan, penyusunan rencana kerja dan anggaran merupakan bagian krusial dari keberhasilan pembangunan daerah.
“Selama ini kita sering dihadapkan pada tantangan dalam memaksimalkan penyerapan anggaran yang bersumber dari luar APBD seperti APBN dan dana CSR. Potensi dana ini sangat besar dan dapat menjadi sumber daya untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya saat membacakan sambutan Bupati Jayawijaya Atenius Murib.
Karena itu, katanya, sosialisasi yang dilaksanakan hari Selasa tersebut menjadi momentum kemajuan daerah ini karena dapat memaksimalkan peluang dukungan dari pemerintah pusat melalui kementerian dan dana CSR BUMN sehingga mempercepat pembangunan berkelanjutan.
“Kami berharap kepada pimpinan OPD supaya dapat memaksimalkan kesempatan ini sebaik-baiknya, di mana secara bersama-sama menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman dan menyusun strategi agar seluruh dokumen usulan program dan kegiatan kita benar-benar sesuai dengan petunjuk teknis atau regulasi yang berlaku,” katanya.