Logo Header Antaranews Papua

Wamenlu Jepang kunjungi Biak Numfor

Senin, 24 September 2018 09:51 WIB
Image Print
Wamenlu Jepang Masahisa Sato saat pertemuan dengan Plt Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, di Biak, Papua, Senin (24/9). (Antaranews Papua/Muhsidin)
Saya berharap kunjungan kerja ke Kabupaten Biak Numfor dapat meningkatkan hubungan bilateral dengan Pemerintah Indonesia khususnya Provinsi Papua dan Kabupaten Biak Numfor

Biak (Antaranews Papua) - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Jepang Masahisa Sato melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Biak Numfor, Papua, untuk penguatan kerja sama dengan Pemerintah Indonesia, Senin.

Masahisa Sato mengatakan kehadirannya di Kabupaten Biak Numfor sangat istimewa karena merupakan kunjungan pertamanya sebagai Wamenlu Jepang.

Ia mengakui Biak mempunyai nilai sejarah bagi rakyat Jepang karena wilayah ini menjadi salah satu daerah yang menyimpan kerangka tentara Jepang, yang gugur saat perang dunia kedua.

"Saya berharap kunjungan kerja ke Kabupaten Biak Numfor dapat meningkatkan hubungan bilateral dengan Pemerintah Indonesia khususnya Provinsi Papua dan Kabupaten Biak Numfor," kata Masahisa Sato.

Sementara itu, pelaksana tugas Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap menerima kunjungan kerja Wamenlu Jepang beserta rombongan di Gress House.

"Kunjungan kerja Wamenlu Jepang ke Indonesia khususnya Biak Numfor dapat menjadi momentum kerja sama dalam membangun daerah menuju perubahan yang lebih baik," kata Herry.

Ia mengatakan jajaran Pemkab Biak Numfor berharap hubungan kerja sama dapat ditingkatkan untuk kemajuan pembangunan di Indonesia khususnya di tanah Papua.

Kerja sama yang sudah berjalan hingga saat ini, menurut Herry, pengembalian kerangka tentara Jepang yang gugur saat perang dunia kedua.

Biak menjadi salah satu daerah masa depan Papua sehingga kerja sama dengan Pemerintah Jepang dapat diperluas pada sektor perhubungan udara, pendidikan, pariwisata dan perikanan serta bidang lain yang sesuai kebutuhan kedua negara," katanya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026