Logo Header Antaranews Papua

Pemerintah berencana sediakan 5.000 wifi di daerah "blind spot"

Kamis, 25 Februari 2021 20:20 WIB
Image Print
Suasana pertemuan Anggota Komisi I DPR RI bersama Dinas Kominfo Papua, KI dan KPID setempat (ANTARA News Papua/Hendrina Dian Kandipi)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Pusat berencana menyediakan pemasangan 5.000 wireless fidelity (wifi) atau nirkabel jaringan area lokal yang memungkinkan perangkat komputer portabel untuk terhubung dengan mudah ke internet di daerah "blind spot" atau titik buta termasuk di wilayah Provinsi Papua.

Anggota Komisi I DPR RI Yan Permenas Mandenas di Jayapura, Kamis malam, mengatakan pemasangan 5.000 wifi ini direncanakan akan dilakukan tahun 2021.

"Silahkan diusulkan wilayah mana saja yang merupakan daerah 'blind spot' namun dibutuhkan masyarakat untuk berkomunikasi," katanya.

Menurut Yan, selain daerah "blind spot", tempat-tempat atau lokasi-lokasi publik seperti sekolah, balai kampung dan lainnya bisa juga dipasang wifi ini.

"Jadi misalnya untuk bidang pendidikan, wifi ini bisa digunakan guna membantu proses belajar mengajar yang kini banyak dilakukan secara daring selama pandemi," ujarnya.

Dia menjelaskan hal ini harus menjadi perhatian bagi dinas atau instansi terkait sehingga dari pertemuan dengan jajaran Dinas Kominfo Provinsi Papua dapat dilengkapi daerah mana saja yang harus dipasangi wifi ini.

"Jadi Dinas Kominfo bisa meminta data dari Dinas Pendidikan terkait data sekolah yang harus dilengkapi dengan wifi," katanya lagi.

Yan Mandenas menambahkan diharapkan dengan adanya wifi ini dapat membantu meningkatkan kualitas pembangunan komunikasi dan kualitas pendidikan khususnya di Papua.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026