Wamena (ANTARA) - Bupati Jayawijaya, Papua Pegunungan, Atenius Murib meminta seluruh elemen masyarakat di 328 kampung mendukung program pemerintahan dalam lima tahun ke depan.
“Saya dan Pak Wakil Bupati Jayawijaya baru menjabat 100 hari lebih dan kami meminta dukungan kepada semua elemen masyarakat untuk mendukung program pembangunan yang telah disusun selama lima tahun,” katanya didampingi Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere saat menerima ribuan massa aksi demo damai di Halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Wamena, Rabu.
Menurut dia, selama 100 kerja pemerintahannya banyak hal yang telah dilakukan, seperti evaluasi tenaga guru di pedalaman, mengirimkan anak-anak terlantar menempuh studi di Pulau Jawa, dan mengirimkan pelajar untuk kuliah kedokteran di Sulawesi Selatan.
“Kami hanya harap kepada masyarakat untuk bersabar, menunggu program yang kami laksanakan ini berjalan dan pasti berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Dia menjelaskan setiap orang yang bekerja dengan jujur di atas tanah Papua, maka akan mendapatkan satu tanda heran ke tanda heran yang lain.
“Kami hanya ingin siapa saja untuk dapat bekerja dengan baik di atas tanah ini, supaya sama-sama membangun daerah ini bersama pemerintah maupun masyarakat asli setempat,” katanya.
Untuk aparat keamanan, lanjut dia, ia meminta masyarakat bersama pemerintah daerah lebih kerja proaktif mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jayawijaya.
“Kami ingin Pak Kapolres lebih meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk mengevaluasi anak buahnya yang tidak bekerja profesional. Daerah ini harus dijaga bersama-sama sehingga seluruh program pemerintah dapat berjalan baik,” ujarnya.
Ribuan massa dari 328 kampung di 40 distrik Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, melakukan aksi damai di depan Kantor Bupati Jayawijaya pada Rabu (10/9) 2025.

