
Pemkot Jayapura berikan pelatihan pembelajaran bahasa daerah Skouw bagi guru

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota Jayapura, Papua memberikan pelatihan pembelajaran muatan lokal khusus Bahasa Skouw bagi para guru jenjang PAUD hingga SMA/SMK di daerah ini.
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru di Jayapura, Kamis, mengatakan Bahasa Skouw saat ini hampir punah karena kurangnya pembelajaran di sekolah dan penutur bahasa sudah sangat berkurang.
"Untuk itu kami mendorong supaya pembelajaran muatan lokal khususnya Bahasa Skouw terus diajarkan kepada anak-anak sehingga bahasa ibu tidak hilang seiring perkembangan zaman," katanya.
Menurut Rustan, pelestarian bahasa lokal menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah setempat untuk menjaga identitas dan kebanggaan masyarakat di daerah.
"Kegiatan ini juga sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah yakni mewujudkan Kota Jayapura sebagai kota jasa yang berbudaya," ujarnya.
Dia menjelaskan ke depan pihaknya akan membangun rest area di Kampung Skouw, Distrik Muara Tami yang merupakan wilayah perbatasan RI-PNG sebagai pusat informasi budaya.
"Hal ini bertujuan agar Bahasa Skouw bisa menjadi penghubung antara masyarakat Papua Nugini (PNG) dan juga Kota Jayapura khususnya Kampung Skouw," katanya lagi.
Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Grace Yoku mengatakan pembekalan guru Bahasa Skouw merupakan tindak lanjut dari berbagai program pelestarian bahasa daerah seperti festival tunas bahasa ibu dan penulisan Kamus Bahasa Skouw.
"Kegiatan ini bertujuan agar para guru nanti bisa membuat puisi, cerita pendek, pidato dan lagu serta materi stand up comedy menggunakan Bahasa Skouw," katanya.
Dia menambahkan pelatihan ini juga merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2014 tentang Tanggung Jawab Pemerintah Daerah Dalam Pelestarian Bahasa dan Sastra Daerah.
Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
