Jayapura (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meminta PT Pertamina Patra Niaga memperbanyak tangki timbun bahan bakar minyak (BBM) dan avtur di Papua guna memperkuat ketahanan energi di wilayah Indonesia Timur.
Anggota BPH Migas Erika Retnowati di Jayapura, Papua Minggu, mengatakan peningkatan kapasitas penyimpanan BBM penting untuk mengantisipasi tantangan geografis Papua yang didominasi pegunungan serta kondisi cuaca yang kerap berubah.
“Wilayah Indonesia Timur sebagian besar kepulauan dan distribusinya sangat bergantung pada perencanaan serta kondisi cuaca oleh sebab itu penambahan tangki timbunan perlu dilakukan," kata Erika yang juga sebagai Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Menurut Erika, dengan kapasitas tangki yang lebih besar, ketahanan energi bisa meningkat, layanan tetap terjaga dan biaya distribusi dapat lebih efisien.
"Seperti saat ini di mana kini Papua telah menjadi enam provinsi sehingga membutuhkan stok yang lebih banyak," ujarnya.
Dia menjelaskan apalagi seperti di ketahui cuaca di wilayah Timur Indonesia di akhir tahun memasuki musim penghujan sehingga menjaga stok sangat diperlukan.
"Untuk itu kami menekankan perlunya penguatan infrastruktur penyimpanan BBM dan avtur seiring meningkatnya kebutuhan energi di Papua dan Maluku," katanya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso mengatakan pihaknya sangat berkomitmen menjaga keandalan pasokan BBM dan avtur selama periode Nataru di seluruh Indonesia, termasuk Papua yang mencatat peningkatan konsumsi lebih tinggi dibandingkan wilayah lain.
"Saat ini ketersediaan energi di Jayapura dalam kondisi aman hingga perayaan Tahun Baru 2026 kami yakin berjalan lancar," katanya.
Menurut Alimuddin, untuk Papua, ketahanan stok BBM dan avtur kami jaga pada kisaran 10 hingga 12 hari dan pasokan terus dilakukan secara berkala guna mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat.
"Selain memastikan ketersediaan, kami juga menjamin kualitas dan kuantitas BBM yang disalurkan. Dalam kegiatan monitoring tersebut, Pertamina menggandeng Lemigas untuk melakukan uji kualitas dan takaran BBM di SPBU," ujarnya.
Sebelumnya, Anggota BPH Migas Erika Retnowati melakukan kunjungan ke PLN Papua guna melihat langsung sistem kelistrikan di Gardu Induk Skyline Kota Jayapura, Papua, Sabtu (27/12).

