Disperindagkop Sarmi tingkatan ekonomi masyarakat melalui Kubek
Sabtu, 10 Desember 2016 7:24 WIB
Sosialisasi Pemanfaatan Kubek (Kelompok Usaha Bersama Kelapa) di Kabupaten Sarmi yang digelar Disperindagkop setempat. (Foto: Antara Papua/Disperindagkop Sarmi)
Jayapura (Antara Papua) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, berupaya meningkatkan ekonomi keluarga masyarakatnya melalui pemanfaatan Kelompok Usaha Bersama Kelapa (Kubek).
Kepala Bidang Industri Diperindagkop-UKM Kabupaten Sarmi Daniel Sabarofek yang ditemui di Jayapura, mengatakan peningkatkan ekonomi tersebut dilakukan dengan melaksanakan sosialisasi bagi masyarakat di wilayahnya.
"Sosialisasi pemanfaatan Kelompok Usaha Bersama Kelapa (KUBEK) ini bertujuan agar masyarakat dapat kembali bergairah untuk mengolah kelapa sehingga bisa meningkatkan perekonomiannya," katanya.
Daniel menjelaskan, nantinya KUBEK ini dapat menjadi pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), memberdayakan perekonomian lokal dan meningkatkan ekonomi keluarga.
"Belakangan ini kami menemui fakta bahwa masyarakat mulai ogah-ogahan memproduksi kelapa dan tidak sedikitnya yang menarik diri sehingga jelas hal tersebut akan mempengaruhi produksi salah satu potensi daerah Sarmi," ujarnya.
Dia menuturkan dari sosialisasi pemanfaatan KUBEK tersebut juga diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada warga dan merangkul kembali masyarakat untuk mulai memberdayakan potensi kelapa.
"Sosialisasi ini hanya digelar satu hari di Distrik Pantai Timur Barat yang diikuti empat distrik lainnya yaitu Pantai Timur, Pantai Timur Tengah dan Fien," katanya.
Dia menambahkan, pelatihan ini juga bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Lokal di mana kegiatan ini juga merupakan turunan dari program Gerakan Bangkit Mandiri dan Sejahtera Harapan Seluruh Rakyat (Gerbangmas Hasrat) Papua dengan pemateri di antaranya berasal dari Bappeda Provinsi Papua. (*)
Kepala Bidang Industri Diperindagkop-UKM Kabupaten Sarmi Daniel Sabarofek yang ditemui di Jayapura, mengatakan peningkatkan ekonomi tersebut dilakukan dengan melaksanakan sosialisasi bagi masyarakat di wilayahnya.
"Sosialisasi pemanfaatan Kelompok Usaha Bersama Kelapa (KUBEK) ini bertujuan agar masyarakat dapat kembali bergairah untuk mengolah kelapa sehingga bisa meningkatkan perekonomiannya," katanya.
Daniel menjelaskan, nantinya KUBEK ini dapat menjadi pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), memberdayakan perekonomian lokal dan meningkatkan ekonomi keluarga.
"Belakangan ini kami menemui fakta bahwa masyarakat mulai ogah-ogahan memproduksi kelapa dan tidak sedikitnya yang menarik diri sehingga jelas hal tersebut akan mempengaruhi produksi salah satu potensi daerah Sarmi," ujarnya.
Dia menuturkan dari sosialisasi pemanfaatan KUBEK tersebut juga diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada warga dan merangkul kembali masyarakat untuk mulai memberdayakan potensi kelapa.
"Sosialisasi ini hanya digelar satu hari di Distrik Pantai Timur Barat yang diikuti empat distrik lainnya yaitu Pantai Timur, Pantai Timur Tengah dan Fien," katanya.
Dia menambahkan, pelatihan ini juga bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Lokal di mana kegiatan ini juga merupakan turunan dari program Gerakan Bangkit Mandiri dan Sejahtera Harapan Seluruh Rakyat (Gerbangmas Hasrat) Papua dengan pemateri di antaranya berasal dari Bappeda Provinsi Papua. (*)
Pewarta : Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres Sarmi gelar patroli "Santa Ceria" berikan rasa aman menjelang Natal
05 December 2025 6:23 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Bulog Papua perkuat edukasi ketahanan pangan bagi pelajar di Bumi Cenderawasih
23 April 2026 9:31 WIB