123 perusahaan berpartisipasi dalam Pacific Exposition 2019 di Auckland
Jumat, 12 Juli 2019 21:36 WIB
Salah satu perusahaan di Selandia Baru yang berpartisipasi dalam Pameran Pacific Exposition 2019 di Auckland (ANTARA News Papua / Hendrina Dian Kandipi)
Auckland (ANTARA) - Sebanyak 123 perusahaan baik dari Indonesia dan 20 negara Pasifik berpartisipasi dalam kegiatan The 1st Pacific Exposition 2019 di Auckland, Selandia Baru, 12-14 Juli 2019.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi, di Auckland, Jumat, mengatakan peserta dari Indonesia yang ikut dalam pameran ini selain dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), juga berasal dari perusahaan-perusahaan swasta.
"Tidak hanya itu, per Jumat (12/7) sebanyak 400 undangan turut meramaikan kegiatan Pacific Exposition 2019 di Auckland," kata Retno Marsudi.
Senada dengan Retno Marsudi, Duta Besar (Dubes) RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya mengatakan selain itu dalam kegiatan Pacific Exposition ini, terdapat satu forum BUMN yang mengundang para calon pembeli dari negara-negara Pasifik.
"Guna mencapai apa yang dimaksud, forum BUMN tersebut sudah melakukan paparan produk-produk yang dihasilkan terkait industri strategis yakni telekomunikasi, pertahanan, percetakan untuk surat-surat berharga, transportasi dalam hal ini kereta api dan energi," katanya.
Menurut Tantowi, tercatat tujuh negara dari Pasifik yang diwakili langsung oleh level menteri dan sudah terjadi pembahasan antara perwakilan Kementerian BUMN dengan negara-negara tersebut.
"Pembahasan ini berlangsung selama satu jam pada forum bisnis dan investasi yang merupakan serangkaian kegiatan Pacific Exposition 2019 pada Jumat (12/7)," ujarnya.
Dia menambahkan dikarenakan waktu yang singkat tersebut, maka setelah itu akan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara wakil dari negara-negara tersebut dengan perusahaan atau BUMN tertentu untuk membahas potensi produk-produk tertentu.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi, di Auckland, Jumat, mengatakan peserta dari Indonesia yang ikut dalam pameran ini selain dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), juga berasal dari perusahaan-perusahaan swasta.
"Tidak hanya itu, per Jumat (12/7) sebanyak 400 undangan turut meramaikan kegiatan Pacific Exposition 2019 di Auckland," kata Retno Marsudi.
Senada dengan Retno Marsudi, Duta Besar (Dubes) RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya mengatakan selain itu dalam kegiatan Pacific Exposition ini, terdapat satu forum BUMN yang mengundang para calon pembeli dari negara-negara Pasifik.
"Guna mencapai apa yang dimaksud, forum BUMN tersebut sudah melakukan paparan produk-produk yang dihasilkan terkait industri strategis yakni telekomunikasi, pertahanan, percetakan untuk surat-surat berharga, transportasi dalam hal ini kereta api dan energi," katanya.
Menurut Tantowi, tercatat tujuh negara dari Pasifik yang diwakili langsung oleh level menteri dan sudah terjadi pembahasan antara perwakilan Kementerian BUMN dengan negara-negara tersebut.
"Pembahasan ini berlangsung selama satu jam pada forum bisnis dan investasi yang merupakan serangkaian kegiatan Pacific Exposition 2019 pada Jumat (12/7)," ujarnya.
Dia menambahkan dikarenakan waktu yang singkat tersebut, maka setelah itu akan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara wakil dari negara-negara tersebut dengan perusahaan atau BUMN tertentu untuk membahas potensi produk-produk tertentu.
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Jayawijaya menerima bantuan satu ambulans dari perusahaan penerbangan
18 December 2025 17:06 WIB
Pemkot Jayapura dorong peningkatan keterlibatan tenaga kerja OAP setiap perusahaan
28 October 2025 2:28 WIB
Pemkab Biak Numfor: Perusahaan harus perhatikan hak pekerja orang asli Papua
10 October 2025 17:10 WIB
Disnakertrans Jayapura mendorong perusahaan tingkatkan keselamatan kerja
12 January 2025 11:15 WIB, 2025
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Kemenlu RI pastikan Indonesia berkontribusi lebih di kawasan Pasifik
14 October 2024 20:59 WIB, 2024
Dirut Akhmad Munir: ANTARA sejalan dengan OANA untuk pemberantasan hoaks
24 October 2023 12:20 WIB, 2023