TNI/Polri perbaiki jembatan dirusak kelompok separatis di Maybrat
Rabu, 15 September 2021 1:32 WIB
Aparat gabungan TNI-Polri saat memperbaiki jembatan yang rusak akibat kelompok separatis di Maybrat, Selasa (14/9). (Antara/ HO- Kodam XVIII/Kasuari)
Sorong (ANTARA) - Personel TNI jajaran Kodam XVIII/Kasuari dan Polri di wilayah Maybrat, Papua Barat, melaksanakan karya bakti perbaikan fasilitas umum yakni pembuatan jembatan baru di kampung Fakario akibat dirusak kelompok separatis komite nasional Papua Barat (KNPB) saat kontak senjata dua pekan lalu.
Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron di Manokwari, Selasa, mengatakan bahwa kondisi jembatan yang dirusak kelompok KNPB kondisinya sangat membahayakan bagi pengendara maupun pejalan kaki yang melintas.
Bahkan akses jalan tersebut tidak dapat dilalui oleh manusia pejalan kaki maupun kendaran bermotor.
Karena itu, kata dia, Pangdam Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa memerintahkan untuk diperbaiki sebagai wujud kepedulian personel TNI dan Polri dalam membantu kesulitan warga di wilayah Maybrat.
Para aparat tersebut bahu-membahu terjun langsung untuk memperbaiki jembatan dengan dibantu berbagai alat berat seperti exca pc 200, truck tronton, dump truck dan mesin cainsaw.
Satuan yang terlibat dari TNI yaitu Yonif RK 762, Yon Zipur 20 dan Kodim 1809/Maybrat. Sedangkan dari Polri yakni dari satuan Brimob Polda Papua Barat.
Kegiatan ini, dijelaskan Kapendam bahwa merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi oleh warga sekitar, sehingga akan semakin terjalin kedekatan dengan warga, guna terwujudnya kemanunggalan TNI-Polri dengan Rakyat.
Diharapkan dengan perbaikan jembatan tersebut aktifitas warga yang sebelumnya terhambat dapat normal kembali seperti semula. Selain itu juga bisa membantu mengurangi kekhawatiran warga sehingga kegiatan sehari-hari menjadi lebih efektif.
Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron di Manokwari, Selasa, mengatakan bahwa kondisi jembatan yang dirusak kelompok KNPB kondisinya sangat membahayakan bagi pengendara maupun pejalan kaki yang melintas.
Bahkan akses jalan tersebut tidak dapat dilalui oleh manusia pejalan kaki maupun kendaran bermotor.
Karena itu, kata dia, Pangdam Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa memerintahkan untuk diperbaiki sebagai wujud kepedulian personel TNI dan Polri dalam membantu kesulitan warga di wilayah Maybrat.
Para aparat tersebut bahu-membahu terjun langsung untuk memperbaiki jembatan dengan dibantu berbagai alat berat seperti exca pc 200, truck tronton, dump truck dan mesin cainsaw.
Satuan yang terlibat dari TNI yaitu Yonif RK 762, Yon Zipur 20 dan Kodim 1809/Maybrat. Sedangkan dari Polri yakni dari satuan Brimob Polda Papua Barat.
Kegiatan ini, dijelaskan Kapendam bahwa merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi oleh warga sekitar, sehingga akan semakin terjalin kedekatan dengan warga, guna terwujudnya kemanunggalan TNI-Polri dengan Rakyat.
Diharapkan dengan perbaikan jembatan tersebut aktifitas warga yang sebelumnya terhambat dapat normal kembali seperti semula. Selain itu juga bisa membantu mengurangi kekhawatiran warga sehingga kegiatan sehari-hari menjadi lebih efektif.
Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PLN alirkan daya listrik 1.110 kVA dukung operasional RS PKU Unimuda Sorong
03 January 2026 8:28 WIB
PLN Papua dan Papua Barat menanam 2.500 bibit pohon di Holtekamp Jayapura
28 November 2025 18:20 WIB
Kementerian ESDM-PLN salurkan listrik gratis untuk 100 rumah prasejahtera Fakfak
18 November 2025 16:30 WIB
PLN-Kementerian ESDM resmikan PLTMH Anggi, dorong Arfak capai energi bersih
01 November 2025 16:29 WIB
PT PLN Papua dan Papua Barat: 204 warga prasejahtera dapat sambungan gratis
26 October 2025 14:31 WIB