Dinkes Biak tingkatkan kolaborasi OPD untuk melayani pengobatan ODGJ
Sabtu, 6 Juli 2024 13:00 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor, Papua menyiagakan ambulans laut PSC 119 untuk membantu evakuasi warga untuk pengobatan dan perawatan warga di wilayah Kepulauan Distrik Padaido.ANTARA/Muhsidin
Biak (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Biak Numfor, Papua pada 2024 meningkatkan kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menangani pengobatan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di berbagai kampung dan distrik.
"Penanganan kesehatan jiwa masyarakat Biak sejak 2021 hingga 2024 untuk pasien ODGJ di Kabupaten Biak Numfor terus bertambah," kata Kepala Dinas Kesehatan Biak Daud Nathaniel Duwiri di Biak, Sabtu.
Diakui Duwiri, sejak pada 2021 jumlah pasien ODGJ sebanyak 54 kasus, pada 2022 sebanyak 131 kasus, 2023 sebanyak 158 kasus.
Sedangkan pada 2024 hingga periode Januari-Mei, menurut Duwiri, jumlah penanganan ODGJ di Biak Numfor sebanyak 68 kasus.
"Persentase cakupan sementara hingga tahun 2024 dengan target 229 orang tetapi baru terealisasi sebanyak 68 orang atau 30 persen," kata Kadinkes Duwiri.
Ia berharap, dengan adanya kerja kolaborasi dengan sejumlah OPD seperti Dinas Sosial, rumah sakit umum daerah, Puskesmas, pemerintahan kampung dan pemerintah distrik/kecamatan.
"Kami terus berharap satuan TNI/Polri dapat mendukung program penanganan pasien ODGJ di Kabupaten Biak Numfor," harap Duwiri.
Disebutkan Duwiri, Pemkab Biak Numfor serta berbagai OPD terus berkomitmen mengurangi kasus ODGJ di daerah ini pada 2024.
Sebelumnya, pihak Pemkab Biak Numfor telah menyiapkan rumah singgah bagi perawatan pasien ODGJ berlokasi eks Puskesmas di wilayah Distrik Biak Timur.
"Penanganan kesehatan jiwa masyarakat Biak sejak 2021 hingga 2024 untuk pasien ODGJ di Kabupaten Biak Numfor terus bertambah," kata Kepala Dinas Kesehatan Biak Daud Nathaniel Duwiri di Biak, Sabtu.
Diakui Duwiri, sejak pada 2021 jumlah pasien ODGJ sebanyak 54 kasus, pada 2022 sebanyak 131 kasus, 2023 sebanyak 158 kasus.
Sedangkan pada 2024 hingga periode Januari-Mei, menurut Duwiri, jumlah penanganan ODGJ di Biak Numfor sebanyak 68 kasus.
"Persentase cakupan sementara hingga tahun 2024 dengan target 229 orang tetapi baru terealisasi sebanyak 68 orang atau 30 persen," kata Kadinkes Duwiri.
Ia berharap, dengan adanya kerja kolaborasi dengan sejumlah OPD seperti Dinas Sosial, rumah sakit umum daerah, Puskesmas, pemerintahan kampung dan pemerintah distrik/kecamatan.
"Kami terus berharap satuan TNI/Polri dapat mendukung program penanganan pasien ODGJ di Kabupaten Biak Numfor," harap Duwiri.
Disebutkan Duwiri, Pemkab Biak Numfor serta berbagai OPD terus berkomitmen mengurangi kasus ODGJ di daerah ini pada 2024.
Sebelumnya, pihak Pemkab Biak Numfor telah menyiapkan rumah singgah bagi perawatan pasien ODGJ berlokasi eks Puskesmas di wilayah Distrik Biak Timur.
Pewarta : Muhsidin
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Jayapura siapkan Asrama Port Numbay sebagai rumah singgah bagi ODGJ
21 February 2026 11:49 WIB
Pemkab Mimika: Enam ODGJ telah mendapat penanganan di RSJ Jayapura
10 September 2024 11:33 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Pemprov Papua Tengah lindungi lahan sawah lewat dokumen RTRW untuk ketahanan pangan
20 March 2026 7:43 WIB
Gubernur Papua minta seluruh rumah sakit berikan layanan optimal saat Lebaran
20 March 2026 7:26 WIB