Biak (Antara Papua) - Sebanyak 300-an warga dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Biak Numfor, Papua, melakukan aksi minum obat secara massal dalam upaya pencegahan penyakit filariasis (kaki gajah) pada momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional, Senin.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor Petrus Yapen mengatakan pencegahan penyakit kaki gajah dengan minum obat merupakan program pemerintah untuk mewujudkan Biak Numfor bebas filariasis 2020.
"Minum obat massal bertujuan mencegah berjangkitnya penyakit kaki gajah, ya setiap warga dianjurkan untuk minum obat satu kali," kata Petrus Yapen.
Ia mengatakan untuk melakukan pencegahan penyakit kaki gajah warga diimbau minum obat serta menjaga kebiasaan perilaku hidup sehat dan bersih dalam lingkungan keluarga.
Sampai akhir 2016 tercatat enam kasus penyakit kaki gajah yang diderita warga Biak,
"Minum obat merupakan upaya pencegahan terhadap penyakit filariasis, ya untuk prevalensi penyakit ini di Kabupaten Biak Numfor dengan angka absolut sebesar 3,67/100.000 penduduk," katanya.
Petrus Yapen berharap momentum perayaan hari kesehatan nasional ke-52 diharapkan menjadi komitmen bersama pemerintah, kelompok masyarakat, TNI/Polri serta berbagai elemen warga untuk mendukung program Biak Numfor bebas penyakit filariasis 2020.
Ia berharap target Biak bebas filariasis dapat tercapai mengingat adanya keinginan kuat warga mendukung kebijakan pemerintah dengan cara minum obat pencegahan secara massal.
Disinggung pencapaian Indeks Pembangunan Manusia bidang kesehatan, kata Petrus Yapen, jajaran dinas kesehatan terus berupaya meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Biak di atas 68 tahun.
Kegiatan hari kesehatan nasional ditandai upacara bendera dipimpin staf khusus Bupati Abubakar Wattimena dipusatkan di halaman rumah sakit umum daerah Biak. (*)

