
ASN Mappi ditemukan tidak bernyawa di hotel Jayapura

Korban KW ditemukan dalam posisi tidur dengan badan miring ke kiri tanpa mengenakan baju dan hanya mengenakan celana panjang kain berwarna hitam
Jayapura (Antaranews Papua) - Aparatur sipil negara (ASN) bernama Kaspar Waga asal Kabupaten Mappi, Papua, ditemukan tidak bernyawa di salah satu kamar hotel ternama, kawasan Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Senin (22/10) sekitar pukul 23.30 WIT,
Kapolsek Abepura Kota AKP Dionisius DVP Helan di Abepura, Kota Jayapura, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi itu dari sekuriti hotel setelah membuka kamar korban.
"Korban KW ditemukan dalam posisi tidur dengan badan miring ke kiri tanpa mengenakan baju dan hanya mengenakan celana panjang kain berwarna hitam," katanya.
Korban diketahui datang dari Mappi ke Kota Jayapura dalam rangka perjalanan dinas dan menginap di salah satu hotel ternama di Abepura, Kota Jayapura.
"Jadi, korban chek in pada hari Minggu (21/10) sekitar pukul 11.56 WIT dengan kamar nomor 325 di lantai tiga," katanya.
Sehari kemudian, Senin (22/10), istri korban menghubungi via telepon seluler namun tidak ada jawaban.
Ia meminta saksi Yogo Lito untuk mengecek kondisi korban yang sedang menginap di hotel.
"Sekitar pukul 23.30 WIT, Yogo Lito mendatangani hotel dan menanyakan kepada resepsionis. Setelah itu, Yogo mendatangi kamar 325 dan mengetuk pintu tetapi tidak ada jawaban," katanya.
Karena tidak ada jawaban, lanjut Dionisius, Yogo kembali ke resepsionis untuk meminta kunci master guna membuka kamar 325. Pada saat itu, dia bersama sekuriti menuju ke kamar tersebut.
"Namun, setelah pintu dibuka, ternyata KW dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan posisi tidur miring ke kiri di tempat tidur," katanya.
Setelah ditemukan dalam kondisi tersebut, dua sekuriti melaporkan hal itu ke Mapolsek Abepura Kota.
"Tak berapa lama anggota piket fungsi Polsek Abepura dipimpin Kepala SPK Regu I Aiptu Yarona mendatangi TKP. Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Sugeng Wijaya bersama anggota identifikasi dan opsnal tiba, lalu melakukan olah TKP," katanya.
Berdasarkan olah TKP, lanjut Dionisius, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
"Pada hari Selasa sekitar pukul 00.50 WIT, korban dibawa ke RS Bhayangkara dengan menggunakan mobil ambulans guna pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
