Jayapura (ANTARA) - Putri asli orang Papua Gabriella Jomilena Papua yang keseharian merupakan siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Jayapura nampak diberi tugas untuk membawa bendera Merah Putih di tangannya guna dikibarkan pada perayaan detik-detik proklamasi 17 Agustus 2021 di gedung Negara Dok V Jayapura.
Meski Ia terlihat gugup berdiri tegap di bagian samping panggung 17 Agustus di Gedung Negara Jayapura. namun sikap tegap dengan membawa bendera Merah Putih di tangannya masih nampak jelas.
Gabriella Jomilena anak buah hati dari pasangan Gabriel Jomilena dan Marlince Toto yang lahir pada 16 Desember 2003 di Jayapura tersebut terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua tahun 2021.
Gabriella ditunjuk sebagai pembawa baki pada pengibaran bendera pagi di Gedung Negara Dok V Jayapura mendampingi ketiga rekannya yakni pembentang bendera Antoni Lukas Ap, pengatur tali Rivaldo Malfin Avelino Aiwui dan pengerek bendera Feliks Baranher Renjaan.
"Rasanya bahagia, senang dan ingin menangis karena terharu semua bisa berjalan dengan lancar," kata Gabriella yang ditemui usai melaksanakan tugasnya.
Menurut Gabriella, setelah dikarantina selama 27 hari untuk dilatih bersama dengan rekan-rekannya, dirinya merasa lega karena proses pengibaran berjalan lancar.
Gabriella bersama rekan-rekannya yang keseluruhan berjumlah 32 orang tersebut dilatih dan digembleng sejak 19 Juli oleh para pelatih baik dari TNI-Polri juga Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
Lalu pada Senin malam (16/8) dikukuhkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Ridwan Rumasukun di Gedung Negara Dok V Jayapura.
"Selama karantina, ada rasa tidak mau berlatih, namun jika mengingat momen 17 Agustus, saya jadi lebih berjuang agar bersemangat latihan," ujarnya.
Anak pertama dari lima bersaudara ini mengaku tidak pernah terpikir akan menjadi seorang pembawa baki bendera Merah Putih dalam pengibaran pagi tersebut.
Sehingga dirinya bertekad agar pelaksanaan pengibaran di halaman Gedung Negara Dok V Jayapura tersebut harus suskes dan lancar.
"Saya berharap adik-adik yang selanjutnya diberikan tanggung jawab untuk pengibaran bendera tahun depan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik," katanya lagi.
Gabriella juga menyampaikan terima kasih kepada pembina dan seniornya yang membantu selama latihan hingga memotivasi ketika hendak menjalankan tugasnya.
Sebanyak 32 anggota Paskibraka Provinsi Papua tahun 2021 telah dikukuhkan, di mana 16 orang dipercayakan melakukan pengibaran bendera pagi dan 16 sisanya melaksanakan pengibaran bendera sore di Gedung Negara Jayapura.

