Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyalurkan beras bagi 2.996 warga di Kabupaten Sarmi sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.
"Pada Jumat (25/7) kami telah menyalurkan beras kepada 2.996 warga pada10 distrik di Kabupaten Sarmi,” kata Penjabat Gubernur Papua Agus Fatoni, di Jayapura, Sabtu.
Menurut Agus, 10 distrik penerima bantuan beras tersebut meliputi Distrik Sarmi, Tor Atas, Pantai Barat, Pantai Timur, Bonggo, Apawer Hulu, Sarmi Selatan, Sarmi Timur, Pantai Timur Bagian Tengah, dan Bonggo Timur.
"Selain penyaluran bantuan pangan, kami juga meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Sentral Mararena dan berdialog langsung dengan para pedagang untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok," ujarnya.
Dia menjelaskan, berdasarkan pemantauan tersebut harga cabai, bawang merah, bawang putih, dan tomat memang cenderung naik, tapi masih fluktuatif. Sementara harga beras relatif stabil.
"Saat meninjau lapak saya juga memastikan harga tempe di mana produk tersebut masih dijual dengan harga terjangkau dan diproduksi oleh pelaku usaha lokal di sekitar wilayah Sarmi," katanya lagi.
Ia menambahkan pihaknya berharap Pemprov Papua melalui bantuan pangan dan pemantauan pasar secara langsung, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus mendorong stabilitas ekonomi lokal.
"Meski harga bahan pokok saat ini terbilang stabil, namun saya minta agar tetap dipantau dengan begitu tidak terjadi lonjakan harga yang drastis," ujarnya pula.

