Oknum anggota Satpol PP Tolikara tuntut pembayaran honor
Senin, 15 Juni 2020 16:24 WIB
Suasana negosiasi antara polisi dengan satpol PP agar Pemalangan dibuka. (ANTARA/Ho/Humas Polres Tolikara)
Wamena (ANTARA) - Sejumlah oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua melakukan aksi protes menuntut pembayaran honor kepada pemerintah dengan melakukan pemalangan jalan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karubaga.
Wakil Kepala Kepolisian Tolikara Kompol Yosep Goran Geleuk ,Senin, memastikan pemalangan sudah dibuka setelah dilakukan pendekatan persuasif dengan pelakunya.
"Setelah kasat intelkam bernegosiasi, selanjutnya pemalangan jalan yang menggunakan batu dan kayu dibuka kembali oleh anggota Satpol PP," katanya melalui rilis yang diterima Antara.
Pemalangan terjadi di Distrik Karubaga atau tepatnya Jalan Kota Baru yang menuju ke RSUD setempat.
"Motif pemalangan adalah gaji hononer dari 29 anggota Satpol PP belum terbayarkan oleh pemkab terhitung sejak Januari - Juni," katanya.
Pemalang menyampaikan bahwa hanya 12 dari 29 orang anggota Satpol PP yang diupayakan menerima upah.
"Sedangkan 17 anggota lainnya tidak dimasukkan dalam DPA sehingga anggota Satpol PP melakukan pemalangan jalan tersebut," katanya.
Wakapolres Yosep mengajak anggota Satpol PP menyampaikan aspirasi secara baik tanpa melakukan pemalangan fasilitas publik.
Wakapolres juga mengajak anggota Satpol Pamong Praja terus mewujudkan Tolikara yang aman ditengah mewabahnya virus corona.
"Selaku petugas Satpol PP, harus terus melaksanakan tugas dalam mengamankan seluruh aset daerah pemda. Tidak baik melakukan tindakan seperti ini. Jalan ini merupakan jalan umum apalagi menuju RSUD Karubaga," katanya.
Wakil Kepala Kepolisian Tolikara Kompol Yosep Goran Geleuk ,Senin, memastikan pemalangan sudah dibuka setelah dilakukan pendekatan persuasif dengan pelakunya.
"Setelah kasat intelkam bernegosiasi, selanjutnya pemalangan jalan yang menggunakan batu dan kayu dibuka kembali oleh anggota Satpol PP," katanya melalui rilis yang diterima Antara.
Pemalangan terjadi di Distrik Karubaga atau tepatnya Jalan Kota Baru yang menuju ke RSUD setempat.
"Motif pemalangan adalah gaji hononer dari 29 anggota Satpol PP belum terbayarkan oleh pemkab terhitung sejak Januari - Juni," katanya.
Pemalang menyampaikan bahwa hanya 12 dari 29 orang anggota Satpol PP yang diupayakan menerima upah.
"Sedangkan 17 anggota lainnya tidak dimasukkan dalam DPA sehingga anggota Satpol PP melakukan pemalangan jalan tersebut," katanya.
Wakapolres Yosep mengajak anggota Satpol PP menyampaikan aspirasi secara baik tanpa melakukan pemalangan fasilitas publik.
Wakapolres juga mengajak anggota Satpol Pamong Praja terus mewujudkan Tolikara yang aman ditengah mewabahnya virus corona.
"Selaku petugas Satpol PP, harus terus melaksanakan tugas dalam mengamankan seluruh aset daerah pemda. Tidak baik melakukan tindakan seperti ini. Jalan ini merupakan jalan umum apalagi menuju RSUD Karubaga," katanya.
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kodim 1702 dan Pemkab Jayawijaya bersinergi intensifkan razia pada akhir tahun
31 December 2025 12:25 WIB
Kominfo Kota Jayapura: PP Tunas untuk lindungi anak beraktivitas di ruang digital
03 December 2025 3:08 WIB
Satpol PP Biak Numfor kedepankan penegakan perda secara preventif dan humanis
30 November 2025 18:29 WIB
Satpol PP Papua edukasi pelajar di Biak mencegah penyalahgunaan narkoba-miras
25 November 2025 14:01 WIB
Pemprov Papua: Pelatihan teknis petugas damkar perkuat respons penanganan darurat
04 November 2025 15:55 WIB
Pemprov Papua: Penegakan Perda berbasis adat untuk menjaga ketertiban sosial
13 October 2025 19:19 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Gubernur Papua Pegunungan instruksikan pejabat eselon II-III segera laporkan LHKPN
28 January 2026 6:23 WIB