Jayapura (Antara Papua) - Badan Pusat Statistik Provinsi Papua mengungkapkan, pada Juli 2015 Kota Jayapura mengalami inflasi 0,51 persen.
"Di Kota Jayapura pada Juli 2015 terjadi inflasi sebesar 0,51 persen atau terjadi kenaikan angka Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 121,41 pada Juni 20015 menjadi 122,04," kata Kepala BPS Papua Didiek Koesbianto di Jayapura, Senin.
Kenaikan harga barang dan jasa, terangnya, ditunjukkan oleh kenaikan angka indeks pada kelompok pengeluaran barang dan jasa, yaitu, kelompok bahan makanan-0,92 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,51 persen.
Selain itu kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,16 persen, kelompok sandang 0,76 persen, kelompok kesehatan 0,52 persen, kelompok pendidikan, komunikasi dan jasa keuangan 2,68 persen.
Kenaikan harga signifikan mendorong terjadinya inflasi di Kota Jayapura pada Juli 2015 antara lain pada komoditi angkutan udara, beras, ikan ekor kuning, mobil, kontrak rumah, mie, ikan kembung.
Selanjutnya pada komoditi kendaraan rental, sepeda motor, jeruk, pepaya, telur ayam ras, buah pinang, ikan kawalina, kue kering berminyak, tarif listrik dan lain-lain.
Sementara beberapa komoditi yang mengalami penurunan harga antara lain, bawang merah, cabai rawit, cabai merah, ikan cakalang, tomat sayur, tomat buah, daun singkong, kangkung, talas/keladi, buncis, daging ayam ras, kacang panjang, ikan tongkol, ikan mujair, ikan tenggiri dan lain-lain.
Untuk komoditi yang memberikan andil inflasi di Kota Jayapura, ungkap Didiek, adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,07 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,04 persen, kelompok sandang 0,04 persen.
Andil lainnya dari kelompok kesehatan 0,02 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,01 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,56 persen.
Kelompok bahan makanan, tambahnya, adalah satu-satunya kelompok komoditi yang emngalami penurunan harga sebesar 0,23 persen.
Secara umum, sebut Didiek, dari 82 kota IHK di seluruh Indonesia, hanya dua kota yang mengalami deflasi, yaitu di Merauke 0,65 persen dan Tanjung Padan 0,48 persen.
Laju inflasi bulanan di Kota Jayapura, sambungnya, lebih rendah dari inflasi nasional yang sebesar 0,93 persen. Untuk inflasi tahun kalender (Januari-Juli) sebesar 1,53 persen dan masih lebih rendah dibanding laju inflasi tahun kalender nasional 1,90 persen.(*)

