Sentani (ANTARA) - Bupati Jayapura, Provinsi Papua Yunus Wonda menegaskan bahwa perluasan akses internet di wilayah terpencil menjadi kunci untuk membuka sekat keterisolasian dan mempercepat pemerataan pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.
Bupati Yunus Wonda saat melakukan kunjungan kerja ke Distrik Airu, Kamis, mengatakan pemasangan perangkat internet berbasis satelit starlink di Puskesmas Airu, Distrik Airu membawa dampak bagi kemajuan pelayanan kesehatan wilayah terpencil.
"Dengan adanya internet, wilayah-wilayah terpencil seperti Airu Tidka tidak lagi tertinggal informasi. Ini membuka sekat, menyatukan kita semua dalam satu sistem pelayanan yang lebih cepat dan efisien," katanya.
Menurut Yunus, Pemerintah Kabupaten Jayapura secara bertahap terus memperluas jaringan internet melalui program konektivitas digital yang dibiayai dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Fokus utama diarahkan ke fasilitas layanan dasar, seperti puskesmas dan sekolah.
"Kita ingin masyarakat di Airu dan wilayah terpencil lainnya merasakan pelayanan kesehatan yang sama dengan masyarakat di Sentani. Dengan internet, petugas bisa akses data pasien, rujukan online, bahkan konsultasi dengan dokter spesialis," ujarnya.
Kepala Puskesmas Airu Naomi Leni Yabansabra menjelaskan selama ini keterbatasan komunikasi menjadi tantangan terbesar dalam penanganan pasien gawat darurat maupun koordinasi program kesehatan.
"Sekarang kami bisa kirim laporan tepat waktu, konsultasi kasus media ke kabupaten, ini perubahan bagi pelayanan kami dan sangat membantu," katanya.
Dia menambahkan dengan jaringan internet yang stabil, pihaknya juga dapat menggunakan aplikasi pelaporan imunisasi, pencatatan ibu hamil maupun pemantauan stunting.
"Terima kasih bapak Bupati Jayapura Yunus Wonda dan Wakil Bupati Jayapura Haris l Yocku yang memberikan perhatian bagi kami tenaga kesehatan di wilayah terpencil dengan menyediakan akses internet melalui Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura," ujarnya.

