
DJP gelar edukasi Coretax bagi wajib pajak strategis Papua

Jayapura (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Papua, Papua Barat dan Maluku (Kanwil DJP Papabrama) menyelenggarakan edukasi Coretax bagi wajib pajak strategis guna mendukung persiapan implementasi sistem administrasi perpajakan tersebut.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Kemenkeu Papabrama, Renni di Jayapura, Papua, Jumat, mengatakan pada kegiatan tersebut, pihaknya membahas aktivasi akun, pembuatan kode otorisasi atau sertifikat elektronik, serta tata cara pengisian dan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan 2025 melalui Coretax.
"Sistem itu akan mulai digunakan untuk pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi pada 2026 oleh sebab itu edukasi dan sosialisasi selalu kami lakukan agar pemahaman tentang Coretax bisa lebih baik," katanya.
Menurut Renni, edukasi Coretax digelar dua kali dalam sepekan dengan peserta 50 wajib pajak pada tiap sesi.
"Para peserta mendapat pendampingan langsung dari fungsional penyuluh pajak dan tim edukator Kanwil DJP," ujarnya.
Dia menjelaskan edukasi ini penting dilakukan guna memastikan wajib pajak, khususnya wajib pajak strategis, siap beradaptasi dengan sistem baru ini.
"Coretax diharapkan tidak hanya memudahkan pelaporan, tetapi juga meningkatkan transparansi dan kepatuhan perpajakan, khususnya di Papua,” katanya lagi.
Dia menambahkan program edukasi akan berlangsung hingga Oktober 2025 dengan target 1.000 wajib pajak strategis.
Selain di tingkat kantor wilayah, seluruh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Kanwil DJP Papabrama juga menyelenggarakan kegiatan serupa di daerah masing-masing.
"Komitmen Kanwil DJP Papabrama untuk mendampingi wajib pajak sehingga transisi menuju Coretax berjalan lancar, inklusif dan memberikan manfaat nyata bagi semua pihak," ujarnya.
Sebelumnya, DJP Papabrama melakukan edukasi Coretax bagi wajib pajak strategis Papua berlangsung di Aula Kanwil DJP Kemenkeu Papabrama, Kota Jayapura, Papua, Jumat (26/9).
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
