Sentani (Antara Papua) - Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura, Papua, memberikan bantuan 39 unit keramba jaring apung bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Sentani.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura Frangklyn Mananoma kepada Antara di Sentani, Minggu mengatakan mengacu pada program yang sama tahun 2014, ke-39 unit keramba jaring apung ini akan disebarkan ke empat distrik di Danau Sentani.
"Satu distrik lainnya adalah distrik yang mempunyai perairan umum yaitu Distrik Nimbokrang," katanya.
Menurut Frangklyn, pemberian bantuan ini senilai hampir Rp2 Miliar lebih, di mana sesuai pula dengan program Bupati Kabupaten Jayapura yang telah dicanangkan pada 18 Desember 2013 lalu, yaitu wajib keramba ikan.
"Kami akan terus melakukan pengembangan perikanan budidaya, pengembangan produksi perikanan tangkap, pengembangan pengelolaan dan pemasaran hasil perikanan serta pengawasan perlindungan sumber daya kelautan," ujarnya.
Dia menuturkan selain kerambanisasi, pihaknya juga akan melakukan "restocking", yang mana keduanya bertujuan untuk meningkatkan produksi perikanan melalui usaha budidaya.
"Selain keramba jaring apung, budidaya dalam keramba lainnya seperti keramba tancap dan sistem pemeliharaan ikan di bawah kolong rumah warga," katanya lagi.
Restocking adalah salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan untuk ditebarkan di perairan umum, pada perairan yang dianggap telah mengalami krisis akibat padat tangkap atau tingkat pemanfaatannya berlebihan.
Tujuan restocking selain menambah stock ikan agar dapat dipanen sebagai ikan konsumsi, juga bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang. (*)

