Jayapura (Antara Papua) - Sebanyak 37 ahli waris dari total 54 korban pesawat Trigana Air yang jatuh di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, 16 Agustus 2015 telah menerima santunan.
"Trigana Air Service telah berikan kepada keluarga ahli waris 37 korban dari 54 keluarga korban yang berhak menerima santunan dari maskapai dan pihak asuransi," ujar Manager Area PT Tigana Air Service Papua, Bustomi Eka Prayitno di Jayapura, Selasa.
Menurutnya, masing-masing ahli waris menerima santunan Rp1,250 miliar, dan kepada yang belum menerima hal tersebut pihaknya akan terus mendorong agar mereka segera melengkapi persyaratan yang diminta oleh pihak asuransi.
"Seperti surat akta kelahiran, kartu keluarga, surat nikah dan sebagainya. Ini adalah permintaan dari asuransi itu sendiri, jika cepat terkumpul, maka kami akan cepat juga selesaikan," ucap Bustomi.
Pihaknya juga berterima kasih kepada Polda Papua dan Mabes Polri yang telah bekerja keras mengidentifikasi 54 jenasah, dan yang telah teridentifikasi sebanyak 40 dan 14 sisanya tak dapat diidentifikasi oleh tim indentifikasi Polri.
"Kami bersyukur karena sudah selesai ya. Terutama tim DVI Polda dan Mabes Polri yang telah berupaya lakukan identifikasi. Berarti nanti Kapolda akan menutup proses identifikasi ini, dan juga berterima kasih, karena Kapolda yang memfasilitasi pemakaman ini," katanya.
Sebelumnya, PT Jasa Raharja Cabang Papua telah membayarkan santunan kepada 52 ahli waris korban pesawat Trigana.
"Untuk korban Trigana sudah kita bayarkan 52 orang, memang ada dua yang belum karena yang satu masih ada masalah keahliwarisan, dan yang satu masih mengajukan surat ke direksi," ucap Kepala PT Jasa Raharja Cabang Papua Eko Setyanto.
Eko mengemukakan cepatnya pembayaran santunan oleh Jasa Raharja karena sebelum seluruh jenazah teridentifikasi, pihaknya telah menemukan daftar para ahli waris.
"Pada prinsipnya Jasa Raharja tidak ada niatan untuk menghambat, malah kita ingin mempercepat. Kami jemput bola dan membantu mengurusi syarat-syaratnya. Contoh sampai ahli waris korban Trigana pun kita bantu buka rekening," ujarnya. (*)

