Timika (Antara Papua) - Warga SP6, Kampung Naena Muktipura, Distrik Iwaka, Mimika, Provinsi Papua, membutuhkan koperasi untuk membantu memasarkan hasil pertanian mereka.
Sarwo, salah satu petani buah di Timika, Selasa, mengatakan selama ini ia dan para petani yang lain sangat kesulitan untuk memasarkan hasil pertanian, terutama buah dan sayur bahkan hal tersebut terkadang menyebabkan kerugian yang jumlahnya mencapai belasan juta.
Hasil pertanian dari Kampung Naena Muktipura biasanya dibawa ke pasar tradisional atau pasar sentral di Timika namun dalam jumlah yang tidak banyak mengingat harus bersaing dengan produk buah dan sayur yang didatangkan dari luar Timika.
Ia berharap dengan adanya koperasi dapat membantu para petani untuk memasarkan hasil pertanian mereka khusus buah dan sayur secara khusus kepada PT Pangan Sari Utama yang merupakan perusahaan privatisasi di PT Freeport Indonesia yang menyediakan jasa katering.
"Bila perlu nanti, melalui koperasi, PT Pangan Sari bisa langsung membeli hasil pertanian yang dibutukan di Naena Muktipura," ujar Sarwo.
Petani buah merah, Gabriel Solme juga berharap hal yang sama, yaitu agar Dinas Koperasi setempat secepatnya merespon permintaan masyarakat yang menurutnya sangat mendesak.
"Kalau bisa tahun ini sudah harus dibentuk atau awal tahun depan karena memang rata-rata hampir 90 persen warga di sini adalah petani dan kami hidup dari hasil pertanian. Jika tidak bisa dipasarkan tentu kami tidak bisa mendapat untung atau sekurang-kurangnya menutupi harga pupuk dan biaya produksi lainnya," ujar Gabriel.
Ketua komisi C DPRD Mimika Nurman S Karupukaro mengatakan akan mendukung penuh harapan masyarakat dan menurutnya koperasi sangat penting dan perlu untuk mendukung kesejahteraan anggotanya.
Ia juga mengatakan bahwa akan membicarakan hal tersebut dengan SKPD terkait agar dalam jangka waktu yang lama koperasi dapat dibentuk di kampug Naena Muktipura.
Namun, ia berharap agar para petani khusus orang asli Papua untuk tetap konsisten mengembangkan jenis sayur dan buah atau varietas lainnya, sehingga ke depannya dengan adanya koperasi maka dapat dimanfaatkan untuk memasarkan hasil pertanian demi kesejahteraan. (*)

