• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews papua
Jumat, 23 Januari 2026
ANTARA News Papua
Logo Small Fixed Antaranews papua
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera

      Kamis, 22 Januari 2026 18:39

      Wapres pastikan \"quick wins\" berjalan optimal di Papua Pegunungan

      Wapres pastikan "quick wins" berjalan optimal di Papua Pegunungan

      Rabu, 14 Januari 2026 15:39

      Kemendes PDT dorong pengembangan produk UMKM unggulan Jayawijaya

      Kemendes PDT dorong pengembangan produk UMKM unggulan Jayawijaya

      Senin, 5 Januari 2026 6:24

      Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Sabtu, 20 Desember 2025 8:43

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      Senin, 15 Desember 2025 23:08

  • Daerah
    • Disdik Jayawijaya sebut pembelajaran mendalam penting bagi pendidik

      Disdik Jayawijaya sebut pembelajaran mendalam penting bagi pendidik

      Kadinkes sebut RSUD Jayapura jadi rujukan pasien dari Papua Selatan

      Kadinkes sebut RSUD Jayapura jadi rujukan pasien dari Papua Selatan

      Pemkab Jayapura gandeng BTN untuk kelola retribusi sampah

      Pemkab Jayapura gandeng BTN untuk kelola retribusi sampah

      Pemkab Jayawijaya salurkan bantuan sosial beras ke warga lima distrik

      Pemkab Jayawijaya salurkan bantuan sosial beras ke warga lima distrik

      Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan 200 laptop bagi pelajar

      Pemprov Papua Tengah serahkan bantuan 200 laptop bagi pelajar

  • Gaya Hidup
    • Pemkot Jayapura catat 68.785 kasus malaria sepanjang 2025

      Pemkot Jayapura catat 68.785 kasus malaria sepanjang 2025

      TP PKK Jayawijaya dorong percepatan penurunan stunting

      TP PKK Jayawijaya dorong percepatan penurunan stunting

      Pemprov Papua Selatan bagikan 300 ribu kelambu tekan sebaran malaria

      Pemprov Papua Selatan bagikan 300 ribu kelambu tekan sebaran malaria

      Tim SAR evakuasi 13 ABK KM Bintang Laut di sekitar perbatasan RI-PNG

      Tim SAR evakuasi 13 ABK KM Bintang Laut di sekitar perbatasan RI-PNG

      Kodim 1702/Jayawijaya dorong peran pemuda dalam pertahanan negara

      Kodim 1702/Jayawijaya dorong peran pemuda dalam pertahanan negara

  • Olahraga
    • Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

      Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

      Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

  • Hukum
    • TNI-Polri lakukan patroli gabungan di Serambakom-Pegubin

      TNI-Polri lakukan patroli gabungan di Serambakom-Pegubin

      Satgas Yonif 511/DY bagikan pakaian layak pakai bagi masyarakat Pirime

      Satgas Yonif 511/DY bagikan pakaian layak pakai bagi masyarakat Pirime

      Kodim 1702 Jayawijaya dorong peningkatan disiplin prajurit layanan ke warga

      Kodim 1702 Jayawijaya dorong peningkatan disiplin prajurit layanan ke warga

      Satgas Yonif 743/PSY bantu perlengkapan sekolah ke pelajar di Pruleme

      Satgas Yonif 743/PSY bantu perlengkapan sekolah ke pelajar di Pruleme

      Polres Jayapura musnahkan 357,25 gram narkotika jenis ganja

      Polres Jayapura musnahkan 357,25 gram narkotika jenis ganja

  • Politik
    • Bupati Jayapura sebut pergantian pejabat agar roda pemerintahan optimal

      Bupati Jayapura sebut pergantian pejabat agar roda pemerintahan optimal

      Wagub Papua ingatkan kualitas MBG jadi prioritas

      Wagub Papua ingatkan kualitas MBG jadi prioritas

      Dinas Pangan Papua harap ada data penggunaan bahan pangan pada MBG

      Dinas Pangan Papua harap ada data penggunaan bahan pangan pada MBG

      Pemprov Papua Tengah minta ASN taati jam kerja yang ditetapkan

      Pemprov Papua Tengah minta ASN taati jam kerja yang ditetapkan

      Menteri Pigai ingatkan kesadaran HAM harus dibangun masif dari kampus Papua

      Menteri Pigai ingatkan kesadaran HAM harus dibangun masif dari kampus Papua

  • Otonomi Khusus
    • Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

      Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

      Gubernur Papua usulkan bangun PLBN dan PLBLN ke Komisi II RI

      Gubernur Papua usulkan bangun PLBN dan PLBLN ke Komisi II RI

      Pemkab Jayapura dorong penerbangan internasional di Bandara Sentani

      Pemkab Jayapura dorong penerbangan internasional di Bandara Sentani

      KEP minta Bappenas percepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Tanah Papua

      KEP minta Bappenas percepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Tanah Papua

      Jamkrida Papua catat pendapatan 2025 capai Rp4 miliar

      Jamkrida Papua catat pendapatan 2025 capai Rp4 miliar

  • Ekonomi
    • BI catat transaksi QRIS di Papua capai 39,47 juta sepanjang 2025

      BI catat transaksi QRIS di Papua capai 39,47 juta sepanjang 2025

      Telkomsel pastikan jaringan layanan IndiHome di Tanah Papua pulih

      Telkomsel pastikan jaringan layanan IndiHome di Tanah Papua pulih

      Pertamina ajak publik bergerak bersama dalam transisi energi

      Pertamina ajak publik bergerak bersama dalam transisi energi

      Pertamina EP Papua Field catat produksi minyak 2.007 bph

      Pertamina EP Papua Field catat produksi minyak 2.007 bph

      Satgas Nataru barometer Pertamina siapkan Satgas Ramadhan-Idul Fitri

      Satgas Nataru barometer Pertamina siapkan Satgas Ramadhan-Idul Fitri

  • Internasional
    • PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Lantamal X  Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Lantamal X Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

  • Artikel
    • \"Sempe\" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      "Sempe" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

  • Foto
    • LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      Agrowisata Stroberi Napua

      Agrowisata Stroberi Napua

      Bandar Udara Wamena

      Bandar Udara Wamena

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

  • Video
    • QRIS kian diminati di Papua, tahun 2025 mencapai 39,4 juta transaksi

      QRIS kian diminati di Papua, tahun 2025 mencapai 39,4 juta transaksi

      Jayapura hadapi 68 ribu kasus Malaria, Dinkes intensifkan penanganan

      Jayapura hadapi 68 ribu kasus Malaria, Dinkes intensifkan penanganan

      Dinkes Kota Jayapura catat 147 ribu warga manfaatkan CKG pada 2025

      Dinkes Kota Jayapura catat 147 ribu warga manfaatkan CKG pada 2025

      Kementerian HAM-Uncen perkuat kolaborasi pendidikan dan riset HAM

      Kementerian HAM-Uncen perkuat kolaborasi pendidikan dan riset HAM

      Energi berkeadilan, PLN Papua mengaliri listrik 128 kampung pada 2025

      Energi berkeadilan, PLN Papua mengaliri listrik 128 kampung pada 2025

Logo Header Antaranews papua

Pemuda Mandala Trikora dorong implementasi Otsus jilid II

id Otsus Papua,implementasi Otsus jilid dua,Ali Kabiay Sabtu, 25 Juli 2020 20:29 WIB

Image Print
Pemuda Mandala Trikora dorong implementasi Otsus jilid II

Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora (PMT) Provinsi Papua Ali Kabiay (ANTARA / Alfian Rumagit)

Jayapura (ANTARA) - Pemuda Mandala Trikora (PMT) Provinsi Papua mendorong agar implementasi Otonomi Khusus (Otsus) jilid II dari kebijakan pemerintah pusat bisa diberlakukan di Papua dan Papua Barat guna mengejar pembangunan di berbagai bidang.

"Karena Otsus tahun 2001 akan segera berakhir, sementara pembangunan di segala bidang Provinsi Papua masih diperlukan, terutama sektor pembangunan SDM atau pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, ekonomi dan lainnya," kata Ketua DPD PMT Provinsi Papua Ali Kabiay di Kota Jayapura, Sabtu malam.

Menurut dia, lahirnya Otsus di Bumi Cenderawasih merupakan posisi tawar politik agar rakyat Papua bisa sejahtera dan bisa bersaing dengan masyarakat Indonesia lainnya.

"Otsus lahir karena hadirnya isu keinginan memisahkan dari NKRI, sehingga pemerintah tentu memberikan otsus Papua agar rakyat Papua bisa sejahtera, bisa bersaing bahkan bisa membangun daerahnya masing-masing di Papua," katanya.

Masyarakat Papua tentu sangat setuju apabila Otsus jilid II benar-benar di terapkan di Papua, lanjutnya, meski ada narasi penolakan yang dilakukan oleh beberapa kelompok, organisasi, atau elit legislatif, birokrasi, tokoh-tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, kelompok- kelompok mahasiswa.

"Karena itu adalah sebuah dinamika dan hal yang wajar dalam berdemokrasi, tetapi yang harus kita lihat di sini adalah alasan mereka menolak Otsus jilid II, apakah itu benar ini adalah aspirasi rakyat Papua atau ada sebuah intrik politik lain, hal inilah yang harus kita lihat secara mendetail," katanya.

Berdasarkan pengamatan dan analisa sebagai anak muda asli Papua, menurut Ali Kabiay, secara geopolitik global, dan geopolitik nasional, sebenarnya ada upaya untuk mengiring isu Otsus jilid II keluar dari jalurnya dengan beragam alasan.

Di antaranya alerginya sejumlah elit tertentu terhadap wacana audit dan evaluasi secara menyeluruh pengunaan dana Otsus jilid I, dana Otsus yang diduga dikorupsi dan isu referendum.

"Dimana pada saat ada wacana dari pemerintah pusat untuk mengevaluasi otsus jilid 1 dan mengaudit dana Otsus secara menyeluruh di Papua, secara tiba-tiba muncul beberapa aksi-aksi dari kelompok-kelompok, organisasi, elit-elit di Papua serta beberapa organisasi yang bertentangan dengan berbagai asalan, salah satunya adalah Otsus jilid I telah gagal," katanya.

Padahal ini tentu menjadi suatu pertanyaan bagi seluruh rakyat di Papua, mengapa tiba-tiba setelah ada upaya dan wacana dari Pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi dan audit terhadap penggunaan dana Otsus jilid 1 dan tiba-tiba mau di tolak, ini yang menjadi pertanyaan.

"Ada apa ini? Apakah dana otsus telah disalah-gunakan, tentu hal inilah yang sedang terjadi di Papua, bukan menjadi rahasia lagi bahwa dana Otsus sedang di korupsi secara massif dan terstruktur. Kelompok-kelompok yang menolak Otsus jilid II terlihat alergi terhadap evaluasi dan audit dana Otsus jilid I yang dalam satu dua tahun lagi berakhir," katanya.

Sejak 2001 hingga kini, lanjut Ali, diduga kuat dana Otsus yang mengalir ke tanah Papua (Papua dan Papua Barat) senilai Rp94 triliun telah dan sedang di korupsi serta dikebiri oleh beberapa kalangan tertentu di Papua.

Sehingga dana tersebut tidak terserap dengan baik ke masyarakat asli Papua yang membutuhkan, karena hingga hari ini, kehidupan masyarakat asli Papua masih tertinggal di beberapa sektor pembangunan.

"Kemana dana Otsus semua itu mengalir? Sejak 2001 atau 2002 hingga 2010 penerimaan dana Otsus untuk Papua dan Papua Barat sebanyak Rp28,842 triliun raib menguap entah kemana. Badan Pemeriksa Keuangan juga telah mengumumkan beberapa waktu lalu bahwa mereka telah menemukan adanya pemnyimpangan dana Otsus senilai Rp4,281 triliyun dari total dana yang disalurkan untuk Papua dan Papua Barat, ini saya baca dari informasi berita di Kantor Berita ANTARA," katanya

Sedangkan dalam kurun waktu 2008 hingga 2010 dana Otsus senilai Rp1,85 triliun di depositokan, padahal penempatan dana Otsus dalam bentuk deposito bertentangan
dengan pasal 73 ayat 1 dan 2 Permendagri 13 tahun 2006.

"Beberapa alasan di atas tentu menjadi dasar yang cukup kuat mengapa Otsus jilid II di tolak dengan berbagai alasan dan argumentasi, tentu hal ini membuat rakyat Papua menjadi bingung serta bisa menjadi korban dari elit-elit di Papua yang sudah merasakan dana Otsus, bahkan menyimpan dana Otsus demi kepentingan kelompok, organisasi dan suku," katanya.

Isu-isu

Beberapa isu juga sengaja dibangun beberapa elit-elit di Papua agar pemerintah pusat mengurungkan niatnya untuk mengevaluasi dan mengaudit dana Otsus jilid 1 secara menyeluruh.

Di antaranya isu referendum terus menerus di hembuskan oleh beberapa kelompok dan organisasi di Papua agar mengganggu konsentrasi Pemerintah Pusat untuk mengevaluasi dan mengaudit dana otsus jilid I di Papua secara menyeluruh, serta mempersiapkan jalannya Otsus jilid II di Papua.

"Jika ada kelompok atau organisasi organisasi yang mendorong referendum sebagai solusi bagi rakyat Papua, maka rakyat patut dan wajib bertanya, apakah kelompok-kelompok ini mampu memberikan kesejateraan bagi rakyat Papua di kemudian hari," katanya.

Kemudian, isu bahwa Otsus telah gagal mensejahterahkan orang asli Papua,menurut Ali Kabiay, isu ini juga dengan sengaja dihembuskan dan didorong secara masif agar tercipta iklim politik yang non kondusif agar konsentrasi pemerintah pusat terpecah serta tidak fokus untuk melihat persoalan yang sedang terjadi di Papua.

Lalu, munculnya isu pemisahan Papua yang tak luput dari oknum tertentu di tanah Papua, baik secara langsung maupun secara tidak langsung sehingga membuat masyarakat kalangan bawa menjadi kehilangan arah dalam melakukan proses bermasyarakat di Papua.

Dimana masyarakat terus-menerus disodorkan isu-isu pro pemisahan Papua yang tidak jelas sehinga masyarakat seperti kehilangan jati diri dan kehilangan rasa kepercayaan kepada pemerintah membangun Papua menjadi lebih baik dan setara dengan daerah - daerah lain di Indonesia.

"Kita juga sebagai rakyat Papua harus bertanya juga kepada kelompok- kelompok atau organisasi-organisasi yang menginginkan Papua lepas dari Indonesia, apakah isu ini akan menjamin kita hidup aman, damai dan nyaman. Lalu, bagaimana dengan urusan kenegaraan kalau merdeka, siapa presiden, bagaimana kabinetnya, mata uang hingga urusan ekonomi," katanya.

Tentu tidak mudah untuk membentuk suatu negara yang merdeka, selain itu PBB sebagai otoritas pemersatu bangsa-bangsa di dunia telah mengakui bahwa Papua adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Adapun kesimpulannya adalah Otonomi Khusus jilid II tetap harus berjalan dan diterapkan di Papua dan Papua Barat, tetapi tentu sebelum diterapkan, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua, Papua Barat, DPRP, MRP, Dewan Adat Papua, harus duduk bersama-sama mencari solusi serta kelemahan-kelemahan apa yang harus dibenahi didalam amanah Otsus," katanya.

Termasuk regulasi-regulasinya yang harus dilihat lagi dan dibenahi, serta perlu adanya suatu evaluasi dan audit yang menyeluruh untuk Otsus jilid I, sehingga Pemerintah bisa tahu apa saja kekurangannya dan sektor-sektor apa yang harus di benahi.

"Agar nantinya Otsus jilid II bisa bermanfaat langsung kepada rakyat Papua, bila perlu dana Otsus jilid II dibagi saja secara merata ke setiap rekening Orang Asli Papua (OAP), hal ini juga dapat meminimalisir gerakan-gerakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip kedaulatan berbangsa dan bernegara, ini usul saja, tentunya pemerintah akan melihat yang terbaik," katanya.

Ali juga meminta agar pemerintah pusat mendorong KPK, Kepolisian, Kejaksaaan dan BPK serta komponen terkait untuk secara berkala mengaudit penggunaan anggaran di Papua dan Papua Barat, sehingga tujuan untuk memajukan orang asli Papua bisa sesuai visi dan misi dari negara ini.

"Saya juga menghimbau kepada kepada saudara-saudara saya di Papua agar tidak terpengaruh serta terprovokasi kelompok-kelompok yang bertentangan dengan pemerintah seperti KNPB, ULMWP dan AMP serta beberapa kelompok lainnya di dalam Papua atau pun di luar yang menginginkan Papua lepas dari NKRI, sebab merekalah justru pihak-pihak yang sedang dimanfaatkan oleh elit-elit di Papua yang alergi dan resisten terhadap evaluasi dan audit dana Otsus jilid I sebelum dilanjutkan lagi ke tahap Otsus jilid II," katanya.

Pewarta : Alfian Rumagit
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Komite Eksekutif Papua dan Bappenas bahas percepatan pembangunan

Komite Eksekutif Papua dan Bappenas bahas percepatan pembangunan

Selasa, 20 Januari 2026 13:53

Pemkot Jayapura-BPKP kolaborasi awasi APBD

Pemkot Jayapura-BPKP kolaborasi awasi APBD

Jumat, 9 Januari 2026 7:33

Pakar: KEPP Otonomi Khusus Papua dibentuk untuk menata ulang model pembangunan

Pakar: KEPP Otonomi Khusus Papua dibentuk untuk menata ulang model pembangunan

Kamis, 18 Desember 2025 8:07

BPKAD Kota Jayapura: Realisasi belanja daerah mencapai Rp1,4 triliun

BPKAD Kota Jayapura: Realisasi belanja daerah mencapai Rp1,4 triliun

Rabu, 17 Desember 2025 23:41

Presiden Prabowo minta dana otsus Papua tidak dipakai untuk dinas luar negeri

Presiden Prabowo minta dana otsus Papua tidak dipakai untuk dinas luar negeri

Rabu, 17 Desember 2025 9:04

Presiden Prabowo kumpulkan kepala daerah se Tanah Papua bahas percepatan pembangunan

Presiden Prabowo kumpulkan kepala daerah se Tanah Papua bahas percepatan pembangunan

Selasa, 16 Desember 2025 18:07

Pemprov: 24 tahun Otsus Papua berikan kontribusi untuk kemajuan pendidikan OAP

Pemprov: 24 tahun Otsus Papua berikan kontribusi untuk kemajuan pendidikan OAP

Sabtu, 22 November 2025 7:35

Pemkot Jayapura memastikan dana otsus dirasakan masyarakat orang asli Papua

Pemkot Jayapura memastikan dana otsus dirasakan masyarakat orang asli Papua

Sabtu, 22 November 2025 2:26

  • Terpopuler
Pemkab Jayapura anggarkan Rp2 miliar untuk Festival Danau Sentani

Pemkab Jayapura anggarkan Rp2 miliar untuk Festival Danau Sentani

Kadinkes sebut RSUD Jayapura jadi rujukan pasien dari Papua Selatan

Kadinkes sebut RSUD Jayapura jadi rujukan pasien dari Papua Selatan

Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

Pertamina EP Papua Field catat produksi minyak 2.007 bph

Pertamina EP Papua Field catat produksi minyak 2.007 bph

Wagub Papua ingatkan kualitas MBG jadi prioritas

Wagub Papua ingatkan kualitas MBG jadi prioritas

  • Top News
Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

Pemkab Jayapura bentuk tim percepatan pemekaran wilayah Grime Nawa

BI catat transaksi QRIS di Papua capai 39,47 juta sepanjang 2025

BI catat transaksi QRIS di Papua capai 39,47 juta sepanjang 2025

Bupati Jayapura sebut pergantian pejabat agar roda pemerintahan optimal

Bupati Jayapura sebut pergantian pejabat agar roda pemerintahan optimal

TNI-Polri lakukan patroli gabungan di Serambakom-Pegubin

TNI-Polri lakukan patroli gabungan di Serambakom-Pegubin

Telkomsel pastikan jaringan layanan IndiHome di Tanah Papua pulih

Telkomsel pastikan jaringan layanan IndiHome di Tanah Papua pulih

Video

QRIS kian diminati di Papua, tahun 2025 mencapai 39,4 juta transaksi

QRIS kian diminati di Papua, tahun 2025 mencapai 39,4 juta transaksi

Logo Footer Antaranews papua
papua.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video
  • Artikel
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com