Sentani (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua mengimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana pohon tumbang yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang.
Kepala BPBD Kabupaten Jayapura Jan W. Rumere di Sentani, Jumat, mengatakan imbauan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, termasuk pohon tumbang di area pasar penduduk dan ruas jalan utama.
"Beberapa titik rawan yang perlu diwaspadai antara lain sepanjang jalan utama Sentani-Kemiri, kawasan perkantoran Gunung Merah, serta beberapa kampung di wilayah gunung dan lereng yang banyak ditumbuhi pohon besar," katanya.
Menurut Jan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR untuk mengidentifikasi pohon-pohon tua yang berisiko tumbang serta melakukan pemangkasan preventif di beberapa lokasi.
"Selain faktor usia pohon, struktur akar yang melemah akibat erosi tanah serta padatnya permukiman di sekitar pepohonan juga menjadi pemicu utama risiko tumbang yang dapat membahayakan jiwa maupun infrastruktur," ujarnya.
Dia menjelaskan, masyarakat diminta untuk tidak berlindung di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang, dan segera melaporkan jika menemukan pohon yang tampak miring atau retak di sekitar lingkungan tempat tinggal.
"Kami juga mengingatkan agar masyarakat senantiasa mengikuti informasi prakiraan cuaca dari BMKG serta memperkuat kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing guna meminimalisir dampak bencana," katanya.
Dia menambahkan, sebagai langkah antisipasi BPBD Jayapura telah menyiapkan tim reaksi cepat (TCR) yang standby untuk memproses laporan warga terkait bencanaoohon tumbang maupun bencana lainnya.
"Kami harap peran serta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik, kerja sama semua pihak sangat penting dalam menjaga keselamatan bersama," ujarnya.

