Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) mendorong festival budaya terintegritas di delapan kabupaten guna meningkatkan perekonomian masyarakat secara terpadu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapperida Papua Pegunungan (Papeg) Marthen Kogoya di Wamena, Selasa, mengatakan pihaknya ke depan akan melakukan konektivitas dengan mengintegrasikan festival budaya di delapan kabupaten secara optimal.
“Festival budaya saat ini belum terintegritas secara baik, maka kami akan mendorong seluruh festival budaya di Papua Pegunungan saling terkoneksi satu dengan yang lainnya,” kata Marthen.
Dengan festival budaya saling terkoneksi, lanjut dia, maka akan mendorong jumlah wisatawan yang datang ke Papua Pegunungan semakin banyak untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan di delapan kabupaten.
“Untuk meningkatkan konektivitas festival budaya delapan kabupaten, kami akan berkomunikasi dengan pimpinan daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis,” ujarnya.
Pihaknya sudah mempunyai pemetaan potensi wisata yang ada di delapan kabupaten Papua Pegunungan guna mengoptimalkan pengaturan.
“Jadi setiap wisatawan baik asing maupun lokal yang datang untuk menyaksikan festival budaya di Wamena, setelah itu dia lanjutkan ke Lanny Jaya, Tolikara, dan seterusnya,” kata Marthen.
Ia mengatakan konektivitas perlu dioptimalkan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik provinsi maupun delapan kabupaten.
“Bayangkan kalau wisatawan mancanegara datang menyaksikan Festival Budaya Lembah Baliem, habis itu dia lanjut menyaksikan Festival Lanny dan festival lainnya di enam kabupaten lain maka uang akan banyak berputar di Papua Pegunungan dan masyarakat akan memperoleh manfaat dari itu,” ujarnya.
Ia mengatakan berbagai festival budaya di Papua Pegunungan memiliki keunikan dan bila dikemas secara baik maka akan mendapatkan manfaat, terutama jumlah kunjungan wisatawan asing maupun lokal.
“Sesuai visi misi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, ke depan potensi wisata di Papua Pegunungan harus dikelola lebih dioptimalkan sehingga dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat di delapan kabupaten,” katanya.

