Wamena (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memastikan pemanfaatan ambulans bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan dioptimalkan untuk melayani warga setempat dan sekitarnya.
Pelaksana Tugas Kepala RSUD Wamena dr Charles C Ratulangi di Wamena, Kamis, mengatakan bantuan Pemprov Papua Pegunungan dalam hal ini Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) itu, untuk mendukung peningkatan fasilitas kesehatan.
“Kami pastikan bantuan kendaraan ambulans akan lebih membantu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga di Jayawijaya dan sekitarnya,” katanya.
Pihaknya juga memperoleh bantuan pembangunan gudang farmasi dan beberapa peralatan kesehatan untuk menunjang pelayanan di ruangan operasi.
“Ada dukungan Pemprov Papua Pegunungan dengan membangun gudang farmasi untuk menampung berbagai obat-obatan serta perbaikan dan dukungan peralatan penunjang di ruangan operasi,” ujarnya.
Dia mengatakan RSUD Wamena saat ini telah berbentuk badan layanan umum (BLU) dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Jayawijaya maupun tujuh kabupaten lainnya di Papua Pegunungan.
“Status RSUD Wamena sampai dengan saat ini masih rumah sakit milik Kabupaten Jayawijaya, namun pelayanan kesehatan kami melayani seluruh kabupaten di Papua Pegunungan,” katanya.
Dia mengatakan hampir sebagian besar pasien yang berasal dari tujuh kabupaten lain, seperti Lanny Jaya, Tolikara, Pegunungan Bintang, Nduga, Yalimo, Mamberamo Tengah, dan Yahukimo, dirujuk ke RSUD Wamena.
“Pasien dari tujuh kabupaten biasanya kalau ada kesulitan fasilitas kesehatan di daerahnya dirujuk di RSUD Wamena. Kami di RSUD Wamena paling lengkap secara fasilitas dan tenaga kesehatan karena memiliki dokter spesialis, serta pelayanan BPJS Kesehatan pun berlaku,” ujarnya.
Badan Layanan Umum RSUD, yakni rumah sakit yang dikelola pemerintah dengan status khusus yang memberikan pelayanan publik, tanpa mengutamakan keuntungan, namun berdasarkan prinsip efisiensi dan produktivitas.

