Wagub: administrasi pencairan dana Otsus Papua 2019 sudah lengkap
Senin, 22 Juli 2019 17:27 WIB
Wakil Gubernur (Papua) Klemen Tinal (ANTARA News Papua / Hendrina Dian Kandipi)
Jayapura (ANTARA) - Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan secara administrasi dana Otonomi Khusus (Otsus) 2019 sudah lengkap, namun untuk pencairannya hingga kini masih menunggu waktu.
"Secara umum dan administrasi sudah oke, namun kapan cairnya tinggal menunggu waktu saja," katanya kepada Antara di Jayapura, Senin.
Senada dengan Klemen Tinal, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib kepada Antara mengatakan terkait dengan keterlambatan transfer dana Otonomi Khusus tahap kedua, yang merasakan dampaknya juga adalah pihaknya. Ketua MRP Timotius Murib (ANTARA News Papua / Hendrina Dian Kandipi)
"Masalahnya, seluruh program dan kegiatan MRP dibiayai secara langsung oleh dana Otsus sehingga triwulan pertama tidak ada yang bisa dikerjakan," katanya.
Menurut Timotius, ke depan pihaknya berharap kondisi ini tidak terulang terus sehingga penyebab keterlambatan pencairan dana Otsus ini juga harus bisa diantisipasi.
"Selama ini jika alasan keterlambatan transfer dana Otsus disebabkan telatnya penyampaian Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) para bupati dan walikota dalam menggunakan anggaran tersebut, maka ke depan kinerjanya harus ditingkatkan," ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua hingga kini masih menunggu pencairan dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2019 dari Pemerintah Pusat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen mengatakan, memang benar dana Otsus belum cair, namun pihaknya melalui surat gubernur sudah menyurat kepada Kementerian Dalam Negeri terkait hal tersebut.
"Secara umum dan administrasi sudah oke, namun kapan cairnya tinggal menunggu waktu saja," katanya kepada Antara di Jayapura, Senin.
Senada dengan Klemen Tinal, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib kepada Antara mengatakan terkait dengan keterlambatan transfer dana Otonomi Khusus tahap kedua, yang merasakan dampaknya juga adalah pihaknya. Ketua MRP Timotius Murib (ANTARA News Papua / Hendrina Dian Kandipi)
"Masalahnya, seluruh program dan kegiatan MRP dibiayai secara langsung oleh dana Otsus sehingga triwulan pertama tidak ada yang bisa dikerjakan," katanya.
Menurut Timotius, ke depan pihaknya berharap kondisi ini tidak terulang terus sehingga penyebab keterlambatan pencairan dana Otsus ini juga harus bisa diantisipasi.
"Selama ini jika alasan keterlambatan transfer dana Otsus disebabkan telatnya penyampaian Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) para bupati dan walikota dalam menggunakan anggaran tersebut, maka ke depan kinerjanya harus ditingkatkan," ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua hingga kini masih menunggu pencairan dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2019 dari Pemerintah Pusat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen mengatakan, memang benar dana Otsus belum cair, namun pihaknya melalui surat gubernur sudah menyurat kepada Kementerian Dalam Negeri terkait hal tersebut.
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinsosdukcapil Papua: Layanan administrasi kependudukan online selama 24 jam
14 November 2025 17:31 WIB
DPMK Biak Numfor minta pengelola BUMDes tertib administrasi kelola keuangan
23 August 2025 17:02 WIB
Terpopuler - Otonomi Khusus
Lihat Juga
Pemkot Jayapura minta kelurahan aktif imbau warga jaga lingkungan dari sampah
31 January 2026 11:51 WIB
Pemkab Jayapura pastikan pelaksanaan Festival Danau Sentani pada Agustus 2026
28 January 2026 6:23 WIB
Pemkab Jayapura berkomitmen turunkan stunting hingga 14,2 persen pada 2029
26 January 2026 14:30 WIB