Timika (Antara Papua) - Kepala Staf Kodam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Deliaman T Damanik mengingatkan para prajurit TNI AD yang bertugas di kesatuan Detaseman Kavaleri Srigala Ceta-3 Timika untuk mewaspadai aktivitas kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang semakin agresif belakangan ini.
Deliaman Damanik di Timika, Rabu, mengatakan bahwa pergerakan kelompok separatis OPM belakangan ini di Papua cenderung semakin agresif untuk memburu senjata api dan amunisi dengan segala macam upaya.
"Mereka ingin sekali mendapatkan senjata api dan amunisi dengan melakukan berbagai upaya. Mereka yang masih berseberangan dengan kita terus berupaya mendiskreditkan prajurit TNI," kata Deliaman Damanik.
Ia berharap para prajurit TNI AD anggota kesatuan Detaseman Kavaleri Srigala Ceta-3 Timika bersikap profesional dan selalu berwaspada dalam menjalankan tugas mereka. Pasalnya beberapa waktu lalu ada sejumlah anggota TNI dan Polri disinyalir terlibat menyelundupkan amunisi ke kelompok separatis saat penangkapan Rambo Wenda dan Rambo Tolikara.
Ia menceritakan beberapa waktu lalu di Wisma Penerbad Yonif 751 Wamena, seorang warga yang berpura-pura dalam kondisi mabuk masuk ke dalam wisma tersebut dengan tujuan mengambil senjata api milik anggota TNI.
Aksi warga tersebut digagalkan oleh salah satu prajurit yang kebetulan sedang bertugas melakukan penjagaan.
Peristiwa serupa terjadi sekitar September lalu di Pasar Ilaga, ibukota Kabupaten Puncak dimana salah satu prajurit TNI AD, Prada Rumadas tewas tertembak oleh kelompok separatis OPM. Senjata api milik Prada Rumadas ikut dibawa lari oleh anggota kelompok tersebut.
Selanjutnya pada pekan lalu dua orang anggota Brimob yang bertugas di Polsek Ilaga tewas ditembak oleh anggota kelompok separatis saat sedang membantu warga membersihkan gereja untuk mempersipkan ibadah Natal.
Senjata api milik kedua anggota Brimob tersebut juga dibawa kabur oleh anggota kelompok separatis OPM.
"Berbagai peristiwa itu harus menjadi pengalaman bagi setiap prajurit untuk tetap waspada saat melaksanakan tugas dimanapun kita berada," ujar Deliaman mengingatkan. (*)

