• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews papua
Selasa, 6 Januari 2026
ANTARA News Papua
Logo Small Fixed Antaranews papua
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Kemendes PDT dorong pengembangan produk UMKM unggulan Jayawijaya

      Kemendes PDT dorong pengembangan produk UMKM unggulan Jayawijaya

      Senin, 5 Januari 2026 6:24

      Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Badan Geologi sebut 127 gunung berapi di Indonesia bersatus aktif

      Sabtu, 20 Desember 2025 8:43

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      LKBN ANTARA meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat

      Senin, 15 Desember 2025 23:08

      Wartawan LKBN ANTARA meraih penghargaan Humas Kemenag Award 2025

      Wartawan LKBN ANTARA meraih penghargaan Humas Kemenag Award 2025

      Senin, 1 Desember 2025 23:19

      ANTARA salurkan bantuan bagi warga korban terdampak longsor di Jateng

      ANTARA salurkan bantuan bagi warga korban terdampak longsor di Jateng

      Senin, 1 Desember 2025 9:38

  • Daerah
    • Pemprov Papeg apresiasi Kejati bangun Kejari di tujuh kabupaten

      Pemprov Papeg apresiasi Kejati bangun Kejari di tujuh kabupaten

      Pemprov Papua Tengah minta OPD susun program berdampak bagi rakyat

      Pemprov Papua Tengah minta OPD susun program berdampak bagi rakyat

      Dinkes Jayawijaya optimalkan program CKG pada 2026

      Dinkes Jayawijaya optimalkan program CKG pada 2026

      Pemkab Jayawijaya pastikan pengembangan Kopdes Merah Putih berlanjut di 2026

      Pemkab Jayawijaya pastikan pengembangan Kopdes Merah Putih berlanjut di 2026

      Pemkab Jayapura nilai PMI hadir sebagai simbol perjuangan manusia

      Pemkab Jayapura nilai PMI hadir sebagai simbol perjuangan manusia

  • Gaya Hidup
    • Pemprov Papua serahkan bantuan kemanusiaan di Pulau Sumatera

      Pemprov Papua serahkan bantuan kemanusiaan di Pulau Sumatera

      Wali Kota Jayapura minta lurah jaga lingkungan dari pendulangan emas ilegal

      Wali Kota Jayapura minta lurah jaga lingkungan dari pendulangan emas ilegal

      Pemkab Jayawijaya minta warga pahami jenis sampah sebelum dibuang

      Pemkab Jayawijaya minta warga pahami jenis sampah sebelum dibuang

      Warga Papua Pegunungan diminta waspada musim hujan di awal 2026

      Warga Papua Pegunungan diminta waspada musim hujan di awal 2026

      Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

      Gubernur Papua tegaskan tidak ada izin baru buka lahan sawit

  • Olahraga
    • Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

      Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

      Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Kapolda Papua apresiasi dua personel Polisi meraih prestasi di SEA Games

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      Persipura Jayapura menang lawan Persela Lamongan 2-0

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      PSSI Papua Pegunungan menetapkan tiga klub baru di kongres tahunan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

      Menko Polkam serahkan sarana olahraga kepada DPD KNPI Papua Pegunungan

  • Hukum
    • Pemkot Jayapura musnahkan 254 botol minuman beralkohol

      Pemkot Jayapura musnahkan 254 botol minuman beralkohol

      Polres Yahukimo musnahkan 729 botol minuman beralkohol di Dekai

      Polres Yahukimo musnahkan 729 botol minuman beralkohol di Dekai

      KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

      KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

      Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY bantu warga Oka Lanny Jaya bakar batu

      Prajurit Satgas Pamtas Yonif 511/DY bantu warga Oka Lanny Jaya bakar batu

      Tim SAR gabungan Sarmi cari pelajar tenggelam di Bonggo

      Tim SAR gabungan Sarmi cari pelajar tenggelam di Bonggo

  • Politik
    • Gubernur Papua tekankan akuntabilitas kinerja ASN di apel perdana 2026

      Gubernur Papua tekankan akuntabilitas kinerja ASN di apel perdana 2026

      Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

      Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

      Koramil 1702-01 Jayawijaya mendorong ketahanan pangan warga Wamena dengan gelar GPM

      Koramil 1702-01 Jayawijaya mendorong ketahanan pangan warga Wamena dengan gelar GPM

      10 anggota DPR Papua periode 2024-2029 jalur pengangkatan OAP resmi dilantik

      10 anggota DPR Papua periode 2024-2029 jalur pengangkatan OAP resmi dilantik

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY-warga Balingga gelar bakar batu sambut Tahun Baru

      Prajurit TNI Satgas Yonif 511/DY-warga Balingga gelar bakar batu sambut Tahun Baru

  • Otonomi Khusus
    • Wali Kota Jayapura terima 22 Praja IPDN magang

      Wali Kota Jayapura terima 22 Praja IPDN magang

      Pemprov Papua Tengah dorong ASN terus tingkatkan kompetensi diri

      Pemprov Papua Tengah dorong ASN terus tingkatkan kompetensi diri

      Pemprov pastikan percepatan ekonomi di Papua Pegunungan 2026

      Pemprov pastikan percepatan ekonomi di Papua Pegunungan 2026

      Gubernur Papua minta eks lahan perkebunan sawit ditanami kakao

      Gubernur Papua minta eks lahan perkebunan sawit ditanami kakao

      Pemprov Papua Tengah hadirkan pelayanan publik berkualitas

      Pemprov Papua Tengah hadirkan pelayanan publik berkualitas

  • Ekonomi
    • Pertamina bangun kesadaran lingkungan bagi siswa lewat Eco-Vation Day

      Pertamina bangun kesadaran lingkungan bagi siswa lewat Eco-Vation Day

      Pertamina Patra Niaga hadirkan sinterklas di SPBU Pertamina Manado

      Pertamina Patra Niaga hadirkan sinterklas di SPBU Pertamina Manado

      Pertamina EP lindungi BMN dari masalah hukum lewat sertifikasi tanah

      Pertamina EP lindungi BMN dari masalah hukum lewat sertifikasi tanah

      Pertamina Patra Niaga salurkan bantuan sosial bagi pengemudi ojol

      Pertamina Patra Niaga salurkan bantuan sosial bagi pengemudi ojol

      Pertamina hadirkan trauma healing bagi anak terdampak bencana Sumatera

      Pertamina hadirkan trauma healing bagi anak terdampak bencana Sumatera

  • Internasional
    • PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      PLBN Skouw siap dukung operasional angkutan lintas batas RI-PNG

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Konsulat RI: Produk asal Indonesia mulai marak dijual di Papua Nugini

      Lantamal X  Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Lantamal X Jayapura serahkan enam WNA PNG ke Imigrasi

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Kedubes RI mendampingi proses hukum 35 nelayan di Port Moresby-PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

      Konsul RI Vanimo: Empat WNI dilaporkan ditahan di Penjara Daru PNG

  • Artikel
    • \"Sempe\" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      "Sempe" budaya Papua yang terancam dalam lingkaran wadah plastik

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Natal menjadi simbol persatuan di Papua Pegunungan

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Bantuan Natal dan tahun baru hingga ke pelosok kampung terjauh di Kabupaten Jayapura

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Perusda Jayapura tangkap peluang ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

      Melayani anak-anak tak berdaya di Lembah Baliem Papua Pegunungan

  • Foto
    • LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      LKBN ANTARA latih foto untuk UMKM Bangka Belitung

      Agrowisata Stroberi Napua

      Agrowisata Stroberi Napua

      Bandar Udara Wamena

      Bandar Udara Wamena

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Digitalisasi di lingkungan sekolah

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

      Antara Biro Papua bersilahturahmi dengan Pendam XVII/Cenderawasih

  • Video
    • Pemkot Jayapura musnahkan ratusan botol miras selama Natal-Tahun Baru

      Pemkot Jayapura musnahkan ratusan botol miras selama Natal-Tahun Baru

      Hari Amal Bakti momentum tingkatkan kerukunan umat beragama di Papua

      Hari Amal Bakti momentum tingkatkan kerukunan umat beragama di Papua

      PAD Kota Jayapura 2025 tembus 102 persen target

      PAD Kota Jayapura 2025 tembus 102 persen target

      BNN Papua ungkap 15 kasus narkotika selama 2025

      BNN Papua ungkap 15 kasus narkotika selama 2025

      Kejati Papua catat realisasi PNBP 2025 lampaui target

      Kejati Papua catat realisasi PNBP 2025 lampaui target

Logo Header Antaranews papua

Pabrik sagu solusi ketahanan pangan warga Mimika

id Pabrik sagu solusi ketahanan pangan warga Mimika, LPMAK Selasa, 31 Maret 2015 0:02 WIB

Image Print
Pabrik sagu solusi ketahanan pangan warga Mimika

Logo LPMAK (Foto: Istimewa)

"Untuk pekerjaan sipil sudah mencapai 60 persen, tinggal pemasangan dinding dan keramik. Kami targetkan dua bulan ke depan sudah rampung. Mudah-mudahan tidak ada hambatan dalam penyelesaian pekerjaan ini," tutur Amin.

Warga Suku Kamoro yang bermukim di sepanjang wilayah pesisir selatan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, dari generasi ke generasi mengandalkan sagu sebagai makanan pokok.

Sistem kehidupan warga Suku Kamoro maupun suku-suku asli di wilayah pesisir selatan Papua tidak bisa dilepaskan dari `3 S` yakni Sungai, Sampan dan Sagu.

Namun perkembangan zaman turut mengubah pola konsumsi warga Kamoro. Generasi muda dewasa ini tidak lagi mengandalkan sagu sebagai satu-satunya makanan pokok mereka. Sagu sebagai makanan pokok warga Kamoro sudah beralih ke beras.

Meskipun orang Kamoro tidak pernah bercocok tanam padi, namun ketergantungan generasi mudanya terhadap beras sebagai makanan pokok masyarakat kian tak terbendung.

Apalagi makanan pokok sebagian besar orang Indonesia itu cukup mudah diperoleh, asal ada uang untuk membelinya. Berbeda dengan sagu yang proses pengolahannya untuk menjadi tepung dan makanan siap saji membutuhkan waktu dan kerja keras.

Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) sebagai lembaga nirlaba yang mengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia untuk pemberdayaan masyarakat Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lain di Kabupaten Mimika rupanya cukup tanggap dengan terjadinya perubahan pola konsumsi warga Kamoro itu.

Ketergantungan pada beras sebagai pangan dari luar bisa memicu masalah di kemudian hari. Apalagi secara perlahan pemerintah berencana menghentikan pemberian subsidi beras untuk masyarakat miskin (raskin).

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan lokal tersebut, sejak sekitar 2011 LPMAK mempersiapkan pembangunan sebuah pabrik tepung sagu di wilayah pesisir Mimika.

Dari beberapa lokasi yang pernah disurvei, LPMAK menetapkan Kampung Kekwa, Distrik Mimika Tengah sebagai lokasi pertama (pilot project) pembangunan pabrik pembuatan tepung sagu.

Lokasi pabrik tepung sagu yang dibangun LPMAK berada beberapa kilometer dari Kampung Kekwa. Untuk menuju lokasi itu harus menggunakan perahu motor melalui alur Sungai Kekwa ke arah utara dengan waktu tempuh sekitar 15-20 menit.

Lokasi yang berada tepat di pinggiran sungai tersebut dinilai cukup ideal lantaran berada tak jauh dari kawasan hutan sagu dan bakau lebat yang menutupi seluruh wilayah pesisir selatan Mimika.

Amin, selaku mandor PT Putra Bintang Mimika yang memimpin regu pekerja membangun pabrik tepung sagu di Kekwa mengatakan pekerjaan pembangunan lokasi pabrik sudah berlangsung hampir setahun sejak April 2014.

Kawasan pabrik tersebut cukup luas dengan empat bangunan utama meliputi ruang produksi, rumah jemur dan bangunan tempat penyimpanan tepung sagu.

"Untuk pekerjaan sipil sudah mencapai 60 persen, tinggal pemasangan dinding dan keramik. Kami targetkan dua bulan ke depan sudah rampung. Mudah-mudahan tidak ada hambatan dalam penyelesaian pekerjaan ini," tutur Amin yang memimpin sekitar 40 orang pekerja.

Pembangunan pabrik tepung sagu di Kekwa itu juga melibatkan para pemuda setempat yang dikoordinasikan oleh Alexander Natuapoka.

"Saya mengawasi 22 pemuda dari kampung yang ikut membantu dalam pengerjaan pabrik ini. Nantinya kami juga akan terlibat langsung dalam pengoperasian pabrik sagu," ujar Alexander.

Ia mengaku keberadaan pabrik tepung sagu tersebut nantinya sangat berguna bagi masyarakat Kampung Kekwa dan kampung-kampung sekitar seperti Timika Pantai, Atuka, Kokonao dan lainnya.

"Tentu ini sangat berguna untuk kami. LPMAK membangun pabrik ini untuk membantu masyarakat," tutur Alexander.

Adapun mesin pabrik tepung sagu didatangkan langsung dari Kabupaten Selat Panjang, Provinsi Kepulauan Riau.

A Liong, selaku pengusaha yang mendatangkan mesin pabrik pengolahan sagu dari Selat Panjang menuturkan bahwa tugasnya hanya merakit mesin pabrik dan selanjutnya melatih masyarakat Kekwa untuk dapat mengoperasikan teknologi tersebut.

"Kami datang dari Selat Panjang untuk memasang mesin penghancur sagu untuk menghasilkan tepung. Kami melihat tanaman sagu di Papua sangat banyak. Kalau di Selat Panjang pohon sagu ditanam di lahan warga, tapi di Papua tumbuh sendiri. Kami targetkan dalam waktu satu bulan ke depan semua peralatan sudah dipasang dan pabrik sudah bisa mulai beroperasi," kata A Liong.

Sementara itu Wakil Sekretaris Eksekutif LPMAK Bidang Program Yohanis Arwakon mengatakan lokasi pabrik pembuatan tepung sagu di Kekwa tersebut diproyeksikan akan mulai beroperasi pada pertengahan 2015.

"Dari sisi konstruksi bangunan semuanya sudah siap, tinggal pemasangan peralatan mesin. Kami targetkan pertengahan tahun ini sudah mulai uji coba," jelas Arwakon.

Untuk mewujudkan pembangunan pabrik tepung sagu di Kekwa itu, LPMAK awalnya mendapat cukup banyak tantangan dari warga. Sebagian warga beranggapan bahwa jika pabrik tepung sagu dibangun maka itu akan mengancam keberlangsungan masa depan hutan sagu mereka.

Guna meyakinkan masyarakat soal pentingnya pabrik tepung sagu tersebut, LPMAK pernah mengikutsertakan puluhan warga dari lima kampung di wilayah pesisir Mimika melakukan studi banding tentang pabrik sagu di Kabupaten Selat Panjang, Kepulauan Riau.

Tidak itu saja, LPMAK juga melakukan foto udara untuk mengetahui kawasan potensial sagu di Mimika serta peninjauan lapangan guna membandingkan data riil dengan hasil foto udara melalui citra satelit.

"Kami terus memotivasi masyarakat untuk meningkatkan semangat yang ada. Selain itu kami mulai merencanakan penanaman bibit sagu sekalipun belum melakukan panen sagu dengan mendatangkan bibit sagu unggul dari Sentani guna menambah koleksi yang ada. Bibit sagu tambahan itu ditanam di sekitar lokasi pabrik untuk dijadikan `buffer stock`" jelas Arwakon.

Kerja sama dengan ITB

Dalam mempersiapkan masyarakat Kamoro menyambut berdirinya pabrik tepung sagu tersebut, LPMAK juga menjalin kerja sama dengan Pusat Penelitian, Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Institut Pertanian Bogor (P4W-IPB).

Kerja sama itu dalam hal melakukan survei pemetaan potensi sagu termasuk menggunakan citra satelit dan membantu menyediakan buku-buku promosi edukasi sagu bagi kalangan pelajar.

"Melalui buku-buku yang kita siapkan bisa membantu memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak usia dini bahwa sagu sebagai makanan pokok sangat penting. Penyediaan buku-buku ini juga sebagai tanggapan atas masukan dari sekolah-sekolah di wilayah pesisir Mimika yang menghendaki adanya bahan ajar tentang sagu," ujar Arwakon.

Prof Bintoro dari P4W IPB mengungkapkan bahwa potensi sagu di Mimika sangat besar namun belum digarap maksimal. Tim IPB pernah melakukan survei di sekitar Kokonao, ibu kota Distrik Mimika Barat beberapa tahun silam.

Di lokasi itu, dalam satu hektare terdapat sekitar 160-an pohon sagu dengan prediksi tepung sagu yang bisa dihasilkan hingga mencapai 40 ton.

Meskipun potensi sagu sangat tinggi, namun sagu yang mati lantaran tidak dimanfaatkan juga tinggi.

"Yang matipun sejumlah itu setiap hektarenya karena setelah berbunga dan berbuah, pohon sagu akan mati. Dia tidak sama seperti pisang atau kelapa yang berbuah terus-menerus," tutur Bintoro.

Kondisi itu, katanya, memerlukan dukungan dan perhatian dari semua pihak untuk dapat mengelola potensi sagu yang sangat besar di Mimika dan Papua umumnya agar memberikan manfaat tidak saja bagi konsumsi utama warga setempat, tapi juga bisa dijadikan komoditi ekspor ke manca negara.

"Sungguh ironis kita membuang-buang sumber karbohidrat karena tidak tahu memanfaatkannya secara tepat guna, tapi di sisi lain kita masih impor beras dari luar negeri. Di luar negeri seperti di Afrika, Asia, Amerika Latin begitu banyak orang yang kelaparan. Sementara di negeri kita sumber karbohidrat ini tidak dimanfaatkan alias dibuang. Padahal kalau dijual, sudah berapa besar dana yang kita kumpulkan untuk membangun negeri ini," ujar Bintoro.

Belum dikelola

Dari beberapa tempat yang dikunjunginya di Papua, Bintoro menilai pemanfaatan sagu sebagai sumber karkohidrat untuk konsumsi sehari-hari masih sangat minim. Dari sekitar 40 ton tepung sagu yang dihasilkan untuk setiap hektare kawasan hutan sagu Papua, yang bisa dimanfaatkan hanya sekitar 5-10 persen.

"Paling hanya sekitar 5-10 persen. Itupun hanya sagu-sagu yang tumbuh di pinggir jalan atau pinggir sungai karena mudah diambil. Sementara yang di dalam-dalam tidak bisa diambil karena hutannya sangat rapat, apalagi ada jenis sagu yang berduri," tutur Bintoro.

Potensi hutan sagu di Indonesia dewasa ini diperkirakan sekitar 5,5 juta hektare, dimana 5,2 juta hektarenya berada di Provinsi Papua dan Papua Barat. Sementara hutan sagu dunia kini tinggal 6,5 juta hektare.

"Jadi 90 persen hutan sagu dunia sebetulnya ada di Papua. Makanya FAO menantang kita kapan mereka bisa membeli sagu dari Papua untuk memberi makan orang Afrika, Amerika Latin, Asia yang kelaparan karena tidak ada makanan. Dewasa ini terdapat sekitar 8,8 juta penduduk dunia yang sedang kelaparan," ujar Bintoro.

Bintoro juga menampik anggapan banyak kalangan bahwa jika pohon sagu ditebang maka itu akan mengancam potensi sagu Papua.

"Sagu itu anakannya banyak sekali sehingga perlu ditata agar bisa lebih cepat panen," ujarnya.

Khusus di Papua, katanya, tanaman sagu sangat banyak jenis atau varietasnya. Di Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat, terdapat 18 jenis. Sementara di Sentani, Kabupaten Jayapura, terdapat sekitar 30-an jenis. IPB belum melakukan penelitian secara akurat berapa jenis sagu yang tumbuh di wilayah pesisir selatan Papua.

"Kami yakin pasti jenisnya banyak sekali. Tapi kalau ditanya ke masyarakat, mereka hanya tahu dua jenis yaitu sagu berduri dan tidak berduri. Pengetahuan masyarakat Papua tentang sagu masih minim, padahal tanaman sagu sangat familiar di kalangan masyarakat Papua," tuturnya.

Untuk satu pohon sagu, bisa menghasilkan tepung dalam jumlah ratusan kilogram. Di Sentani Jayapura, satu batang pohon sagu bisa menghasilkan tepung sagu hingga 975 kilogram. Sementara pohon sagu di Teminabuan Sorong Selatan menghasilkan tepung sagu setiap pohon bervariasi mulai dari 160 kg hingga 400 kg.

Tanaman sagu juga memiliki banyak manfaat. Selain sebagai sumber karbohidrat dalam bentuk makanan papeda, sagu lempeng, sagu tumang dan lainnya, tepung sagu juga bisa diolah menjadi gula cair dan limbahnya bisa menjadi bahan bakar alternatif.

Bintoro meyakini jika potensi sagu di Mimika bisa dikelola dan dimanfaatkan tidak hanya terbatas untuk konsumsi warga tapi sebagai komoditas eskpor maka Indonesia tidak perlu lagi mengimpor beras bahkan gula dari luar negeri.

"Kita hanya membutuhkan kawasan hutan sagu seluas 200 ribu hektare maka kita sudah bisa swasembada pangan dan gula. Kalau ini dikelola dengan baik, kita bisa memberi makan bagi penduduk di seluruh dunia. Ironisnya, justru hingga kini kita masih mengimpor beras karena tidak memanfaatkan potensi yang ada untuk ketahanan pangan masyarakat," jelas Bintoro.

Ia menambahkan, potensi hutan sagu di Papua dan manfaatnya yang sangat besar tersebut juga belum diketahui oleh banyak orang, termasuk kalangan pemda di Papua.

Komitmen LPMAK dengan dukungan dari PT Freeport Indonesia untuk membangun industri pengolahan sagu di Kekwa yang akan disusul dengan industri serupa di kampung-kampung pesisir Mimika lainnya.

Hendaknya dapat memicu keterlibatan Pemda Mimika untuk lebih terlibat aktif dalam memberdayakan potensi daerah guna meningkatkan ketahanan pangan lokal maupun membidik pasar ekspor untuk menambah kontribusi bagi daerah maupun negara. (*)

Pewarta : Penulis: Evarianus Supar
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

PTFI: Tak ada pembahasan tailing untuk pabrik semen dan keramik

PTFI: Tak ada pembahasan tailing untuk pabrik semen dan keramik

Kamis, 16 Januari 2025 13:36

1.057 Personel TNI-Polri di Satgas Amole amankan kawasan PT Freeport Indonesia

1.057 Personel TNI-Polri di Satgas Amole amankan kawasan PT Freeport Indonesia

Minggu, 12 Januari 2025 13:34

PT Freeport Indonesia terus komitmen kembangkan sepak bola Papua

PT Freeport Indonesia terus komitmen kembangkan sepak bola Papua

Senin, 16 Desember 2024 8:51

PTFI-Keuskupan Timika melatih 20 pemuda Kamoro pengentasan kemiskinan

PTFI-Keuskupan Timika melatih 20 pemuda Kamoro pengentasan kemiskinan

Senin, 18 November 2024 2:29

Pj Gubernur Papua Tengah: Smelter PTFI beri dampak positif ekonomi daerah

Pj Gubernur Papua Tengah: Smelter PTFI beri dampak positif ekonomi daerah

Selasa, 24 September 2024 20:37

Pemkab Mimika apresiasi dukungan PTFI program PASTI-Papua

Pemkab Mimika apresiasi dukungan PTFI program PASTI-Papua

Selasa, 17 September 2024 14:02

PTFI-BNN Mimika sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat Nayaro

PTFI-BNN Mimika sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat Nayaro

Kamis, 15 Agustus 2024 2:00

YPMAK Timika: Kampung kelola dana Rp500 juta kembangkan pelaku UMKM

YPMAK Timika: Kampung kelola dana Rp500 juta kembangkan pelaku UMKM

Rabu, 31 Juli 2024 19:49

  • Terpopuler
Pertamax turun harga per 1 Januari 2026

Pertamax turun harga per 1 Januari 2026

Gubernur Papua minta eks lahan perkebunan sawit ditanami kakao

Gubernur Papua minta eks lahan perkebunan sawit ditanami kakao

Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

Persipura Jayapura taklukkan Deltras 1-0

Pemprov pastikan percepatan ekonomi di Papua Pegunungan 2026

Pemprov pastikan percepatan ekonomi di Papua Pegunungan 2026

KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

  • Top News
Gubernur Papua tekankan akuntabilitas kinerja ASN di apel perdana 2026

Gubernur Papua tekankan akuntabilitas kinerja ASN di apel perdana 2026

Pemprov Papua serahkan bantuan kemanusiaan di Pulau Sumatera

Pemprov Papua serahkan bantuan kemanusiaan di Pulau Sumatera

KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

KPK dorong pencegahan korupsi di Papua Pegunungan

Pemprov Papua Tengah dorong ASN terus tingkatkan kompetensi diri

Pemprov Papua Tengah dorong ASN terus tingkatkan kompetensi diri

Pemprov pastikan percepatan ekonomi di Papua Pegunungan 2026

Pemprov pastikan percepatan ekonomi di Papua Pegunungan 2026

Video

Pemkot Jayapura musnahkan ratusan botol miras selama Natal-Tahun Baru

Pemkot Jayapura musnahkan ratusan botol miras selama Natal-Tahun Baru

Logo Footer Antaranews papua
papua.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Gaya Hidup
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video
  • Artikel
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Daerah
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Hukum
  • Politik
  • Otonomi Khusus
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Artikel
  • Foto
  • Video