Jayapura (ANTARA) - Harga berbagai merk beras antar pulau di Jayapura hingga Minggu (31/7) dilaporkan stabil.
Tidak ada kenaikan harga beras serta berbagai kebutuhan lainnya, aku GM Saga Abepura Haris Manuputty kepada Antara, Minggu.
Dijelaskan, beras yang dijual memang berasal dari Jawa dan harganya bervariasi seperti harga beras merk 99 Rp274.000/20kg, merk Betet Rp265.000/20kg, merk Putri Thailand Rp281.000/20 kg, beras merk Kano Rp252.000/20 kg.
Harga beras merk Bakul Rp213.000/20 kg, Melon Rp71.000/lima kilogram, merk Raja Angsa Rp295.000/25 kg, lahap lele Rp267.000/20 kg, Sedap Wangi Rp129.000/ 10 kg, dan beras merk Raja Angsa Rp61.500/kg.
Selain beras harga berbagai merk minyak goreng juga stabil seperti merk Sabrina Rp24.000/liter, Sinai Rp27.000/900 ml, Sunco Rp31.500/liter, Sedap Rp 27.500/kg, Tropical Rp29.500/liter, Masku Rp27.500/liter, Kunci Mas Rp26.000/liter, Bimoli Spesial Rp47.500/2 liter.
Harga tepung terigu merk Cakra Kembar Rp 14.500/kg, Gerbang Rp 15.500/kg, Mila Rp 14.500/kg, Kompas Rp 13.500/kg, Segitiga Biru Rp 13.500/kg dan Gulaku Rp 16.500/kg, jelas Haris.
Sementara itu walaupun harga bahan pangan tidak mengalami kenaikan namun harga beberapa komoditi hasil pertanian khususnya cabai di Jayapura masih tetap tinggi.
Memang benar harga cabai rawit atau cabai kecil masih di atas Rp 100.000/kg, walaupun ada yang menjual Rp 90.000/kg namun kualitas nya kurang segar, aku Fatimah salah seorang pedagang yang berjualan di Pasar Hamadi Jayapura.

