Wamena (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Jayawijaya Ronny Elopere meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat untuk meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan kepada warga.
"Saya melakukan inspeksi mendadak di beberapa tempat, salah satunya ke Disdukcapil, dan warga sudah mengantre sejak pukul 04.00 WIT," kata Wabup Jayawijaya Ronny Elopere dalam keterangan tertulis di Wamena, Rabu.
Menurut dia, dari informasi yang diperoleh ketika melakukan inspeksi mendadak bahwa pelayanan yang lambat disebabkan karena beberapa tenaga honorer yang biasa membantu pelayanan kependudukan dirumahkan.
"Sekitar 15 tenaga honorer dirumahkan, sehingga pelayanan kependudukan, seperti pengurusan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), surat nikah, akta kelahiran menjadi terhambat," ujarnya.
Dia meminta kepada Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya untuk kembali mengaktifkan 15 tenaga honorer yang telah dirumahkan.
"Kami minta untuk tenaga honorer yang dirumahkan untuk diaktifkan kembali supaya pelayanan kependudukan di Disdukcapil kembali normal seperti biasa," katanya.
Dia menambahkan Kepala Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya harus lebih proaktif dalam melihat setiap persoalan di bawah, sehingga pelayanan kepada warga tidak terus-menerus menjadi terhambat.
"Pelayanan di Disdukcapil dapat optimal dan tidak tergantung pimpinannya, bagaimana mengelola manajemen di dalamnya, sehingga ada semangat pegawainya untuk bekerja," ujarnya.
Hal ini menyusul pelayanan Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya kurang maksimal, dan warga mengantre untuk mengurus dokumen kependudukan sejak pukul 04.00 WIT.

