Jayapura (Antara Papua) - Lima orang Babinsa Koramil 1704–01/Sorong Timur yang dikoordinir Sertu Suprihatin, membantu petani membajak sawah Kelompok Tani Sidodadi, menggunakan traktor modern John Deere pada luas lahan kurang lebih 20 hektare.
Pada rilis yang diterima Antara di Jayapura, Kamis, disebutkan aksi bajak sawah dengan peralatan modern itu berlangsung di Kampung Mariyai Distrik Mariyat Sorong Timur, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, pada Kamis (12/11).
Pengolahan menggunakan Traktor john deere adalah cara pengolahan lahan baru yang dapat membantu petani untuk menyuburkan tanah yang akan ditanami karena dengan sistim Traktor ini akan mengubah sifat fisik tanah agar lapisan atas yang semula keras menjadi datar dan melumpur.
Keuntungan yang didapat selama pengolahan tanah yaitu gulma mati yang kemudian akan membusuk menjadi humus, airisasi tanah menjadi lebih baik dan lapisan bawah tanah jenuh air sehingga dapat menghemat air.
Pada pengolahan tanah sawah dilakukan perbaikan dan pengaturan pematang sawah serta selokan .
Galengan (pematang) sawah diupayakan agar tetap baik untuk mempermudah pengaturan irigasi sehingga tidak boros air dan mempermudah perawatan tanaman.
Dengan pengolahan lahan menggunakan Traktor ini diharapkan para petani akan lebih mudah merawat tanaman serrta dapat menghasilkan panen yang lebih baik, sehingga kebutuhan pangan dapat terpenuhi dan bahkan dengan meningkatnya hasil panen akan mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan nasional.
Pangan merupakan kebutuhan manusia yang paling mendasar, sehingga ketersediaan pangan khususnya beras bagi masyarakat harus selalu terjamin.
Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan maka masyarakat akan memperoleh hidup yang tenang sehingga mampu mampu berperan dalam pembangunaan.
Penyediaan pangan yang cukup, merata dan bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat Kabupaten Sorong merupakan suatu prioritas yang terpenting guna mewujudkan program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (*)

