Logo Header Antaranews Papua

Barisan Merah Putih: Rumah kebangsaan pemersatu pemuda membangun Papua

Sabtu, 24 Juni 2023 16:43 WIB
Image Print
Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia Max Ohee (ANTARA/Qadri Pratiwi)
Membangun Papua dari kita untuk kita

Jayapura (ANTARA) -

Barisan Merah Putih menyebutkan rumah kebangsaan yang telah diresmikan oleh Polda Papua beberapa waktu lalu merupakan wadah pemersatu para pemuda dalam membangun tanah Bumi Cenderawasih menjadi lebih baik lagi.
Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia Max Ohee di Jayapura, Sabtu, mengatakan pihaknya sangat menyambut positif kehadiran rumah tersebut dapat memiliki filosofi yang kuat dalam mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan bangsa ini,
"Kami berharap eksistensi rumah kebangsaan, tentu menjadi rumah besar untuk mempersatukan seluruh pemuda di Papua yang berasal dari organisasi kepemudaan yang berbeda-beda," katanya.
Menurut Max, karena Indonesia terlahir dari tangan pemuda- pemuda yang handal yang mampu mewarnai perjuangan sebagai tonggak berdirinya Indonesia, dan khususnya di Papua.
"Jadi rumah kebangsaan ini menjadi wadah atau rumah besar bagi berkumpulnya pemuda-pemuda atau organisasi kepemudaan di Papua untuk saling berbagi, memberikan masukan-masukan positif, bertukar pikiran hingga menyalurkan inspirasi untuk kemajuan Papua yang lebih baik,” ujarnya.
Dia menjelaskan dengan adanya rumah kebangsaan yang berlokasi di batas Kota Jayapura ini, akan mempersatukan semua pemuda sehingga tidak ada namanya perbedaan ketika berada di dalam rumah itu.
"Tujuan kami hanya satu yaitu membangun Papua dari kita untuk kita. Rumah Kebangsaan akan membentuk pemuda-pemuda pemberani, pemuda tangguh di bidangnya, baik intelektual, pemikiran, wawasan juga keagamaan, guna meneruskan tongkat estafet yang sudah dilakukan para pendahulu kita untuk Papua yang maju dalam bingkai NKRI,” katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya berharap kepada mahasiswa Papua yang merupakan bagian dari pemuda Indonesia, untuk belajar dengan giat dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang merugikan diri sendiri maupun banyak orang.



Pewarta :
Editor: Muhsidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026