Biak (ANTARA) - Kodim 1708 Biak berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua membangun 10 unit rumah layak huni untuk warga orang asli Papua (OAP) di Kampung Busdori Distrik Swandiwe melalui program TNI Manunggal Membangun Desa ke-123 (TMMD) Tahun 2025.
"Hasil program TMMD sangat dirasakan oleh masyarakat pedesaan, sehingga seluruh warga kampung/desa sangat percaya dan yakin bahwa TMMD akan terus dan mampu membawa perubahan menyeluruh pembangunan di wilayah pedesaan," ujar Komandan Kodim 1708 Letkol Inf Marsen Sinaga di Biak, Sabtu.
Menurut Letkol Marsen, kegiatan lain TMMD 2025 dilaksanakan di Kampung Busdori Biak, yakni menggalakkan program ketahanan pangan serta budi daya ikan lele.
"Program pembangunan fisik dan non fisik TMMD bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung, termasuk makanan bergizi bagi anak-anak di sekolah," katanya.
Sementara program penunjang lainnya saat TMMD adalah kegiatan penyuluhan wawasan Nusantara dan bela negara, kebersihan lingkungan, kesehatan keluarga, pencegahan stunting, keluarga beres dan KB.
"Kami berharap semua pihak bisa berkomunikasi dan berinteraksi mendukung program TMMD untuk mensejahterakan masyarakat di kampung sasaran," harap Dandim Letkol Marsen.
Ia berharap, penyelenggaraan TMMD merupakan penguatan pembangunan masyarakat melibatkan kelompok masyarakat, yang didukung peran lembaga pemerintah melalui model pendekatan pembangunan partisipatif.
Partisipasi masyarakat diartikan, lanjut dia, sebagai peran aktif dan sumbangsih masyarakat, baik berupa materiil maupun tenaga.
"Dengan partisipasi masyarakat, maka kegiatan TMMD ini dapat berjalan sesuai tujuan awal program pemerintah dalam akselerasi pembangunan masyarakat, pengembangan wilayah teritorial, serta pemberdayaan masyarakat kampung," ujarnya.
Pelaksanaan TMMD ke-123 Kodim 1708 berlangsung di Kampung Busdori Distrik Swandiwe berlangsung selama 30 hari dimulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025.