Disdukcapil-RSUD Yowari tingkatkan pelayanan kependudukan Sitandukrusa
Minggu, 1 Oktober 2023 14:14 WIB
Kepala Disdukcapil Kabupaten Jayapura Herald J Berhitu (ANTARA/Yudhi Efendi)
Sentani (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari meningkatkan kerja sama kependudukan dengan membuat aplikasi Sitandukrusa.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayapura Herald J Berhitu dihubungi dari Jayapura, Minggu mengatakan Sitandukrusa sangat memudahkan keluarga terutama ibu hamil pasca-melahirkan.
“Ibu yang habis melahirkan bisa langsung mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran dan Kartu Indonesia Pintar (KIP),” katanya.
Menurut Herald, aplikasi ini adalah Sistem Terintegrasi Pelayanan Adminduk dengan Rumah Sakit (Sitandukrusa).
“Aplikasi ini baru tahun ini berjalan, dulunya kita sudah kerja sama dengan rumah sakit Yowari mengenai kependudukan anak yang baru lahir melalui WhatsApp, kemudian ditingkatkan menjadi Sitandukrusa,” ujarnya.
Dia menjelaskan data ibu yang mau melahirkan beserta nama bayi laki-laki atau perempuan setelah terdata di RSUD Yowari, dan setelah melahirkan maka otomatis KIA dan KIP sudah langsung dimiliki.
“Tidak perlu repot-repot datang mengurus ke Disdukcapil, karena melalui aplikasi ini maka masyarakat sangat terbantu,” katanya.
Dia menambahkan pihaknya juga berencana membangun kerja sama dengan puskesmas setempat namun belum terealisasi.
“Kami sudah sosialisasi ke puskesmas tetapi belum jalan, karena mereka harus siapkan alat pendukungnya sehingga bisa terkoneksi langsung ke Disdukcapil,” ujarnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayapura Herald J Berhitu dihubungi dari Jayapura, Minggu mengatakan Sitandukrusa sangat memudahkan keluarga terutama ibu hamil pasca-melahirkan.
“Ibu yang habis melahirkan bisa langsung mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran dan Kartu Indonesia Pintar (KIP),” katanya.
Menurut Herald, aplikasi ini adalah Sistem Terintegrasi Pelayanan Adminduk dengan Rumah Sakit (Sitandukrusa).
“Aplikasi ini baru tahun ini berjalan, dulunya kita sudah kerja sama dengan rumah sakit Yowari mengenai kependudukan anak yang baru lahir melalui WhatsApp, kemudian ditingkatkan menjadi Sitandukrusa,” ujarnya.
Dia menjelaskan data ibu yang mau melahirkan beserta nama bayi laki-laki atau perempuan setelah terdata di RSUD Yowari, dan setelah melahirkan maka otomatis KIA dan KIP sudah langsung dimiliki.
“Tidak perlu repot-repot datang mengurus ke Disdukcapil, karena melalui aplikasi ini maka masyarakat sangat terbantu,” katanya.
Dia menambahkan pihaknya juga berencana membangun kerja sama dengan puskesmas setempat namun belum terealisasi.
“Kami sudah sosialisasi ke puskesmas tetapi belum jalan, karena mereka harus siapkan alat pendukungnya sehingga bisa terkoneksi langsung ke Disdukcapil,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor : Muhsidin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdukcapil Biak Numfor gencarkan layani perekaman KTP-el untuk Pilkades serentak
07 December 2025 19:22 WIB
Kemendagri RI targetkan pendataan OAP di Papua Pegunungan selesai pada 2027
15 November 2025 11:11 WIB
Disdukcapil Biak siapkan seribuan blanko KTP-El melayani warga 257 kampung
02 November 2025 18:26 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Dekranasda dorong masyarakat adat Jayawijaya peroleh perlindungan kekayaan intelektual
03 March 2026 11:24 WIB
Pemprov Papua Pegunungan sebut besaran anggaran bangun RSUD tipe B Rp700 miliar
01 March 2026 18:04 WIB