Jayapura (Antara Papua) - Pemerintah Provinsi Papua secara resmi menerima 133 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor yang akan melanjutkan pendidikan di Kampus Papua.
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, Senin, mengatakan dari 133 praja tersebut terdiri dari 48 praja tingkat dua/Madya yang akan menempuh pendidikan selama dua tahun, dan sebanyak 85 praja tingkat tiga/Nindya yang akan belajar selama setahun di Kampus IPDN Papua.
"Kami mengharapkan agar senantiasa bangga menjadi seorang praja yang terpilih dari sekian juta orang untuk menjalankan pendidikan kedinasan di Depdagri, terpilih lewat satu proses yang luar biasa dengan kemampuan akademis dan sikap mental yang menempa untuk hadir menjalankan pendidikan kepamongprajaan," katanya lagi.
Menurut Hery, pihaknya meminta para praja tidak mencoba melakukan kegiatan-kegiatan di kampus atas ketakutan terhadap direktur dan pengasuh.
"Tapi semua dilakukan atas kesadaran yang terlahir dari hati yang paling murni untuk bisa melaksanakan semua ketentuan dan disiplin ilmu yang diterima, sehingga bisa terpatri di dalam hati karena terlahir dari yang paling dalam," ujarnya.
Dia menyatakan, praja yang datang dari berbagai daerah terakomodir di Kampus IPDN, kampus unik dan geografis yang begitu berat, berada di tengah masyarakat dan akan hidup dan berkorelasi dengan kehidupan masyarakat sosial di wilayah tersebut.
"Karena itu, jaga kekompakan, keharmonisan dan keseimbangan, dari hasil evaluasi kami, terjadi reduksi luar biasa, tapi yakinlah dengan kehadiran direktur yang baru harus mampu membenahi IPDN," katanya lagi.
Sebanyak 133 praja IPDN itu diantar secara langsung oleh Ketua Prodi Politik Pemerintahan IPDN Jatinangor Melitarini yang meminta agar para praja dapat belajar dengan baik di Kampus IPDN Papua. (*)