Wamena (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan akan memperbaiki jalan mulai Distrik Wamena hingga ke Distrik Itlay Hisage guna melancarkan transportasi warga.
Akses jalan dari Kota Wamena hingga ke Distrik Itlay Hisage kurang lebih berjarak 15-20 kilometer belum diaspal masih jalan timbunan sehingga kalau terjadi hujan menyebabkan jalan berlumpur dan licin.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib di Wamena, Sabtu, mengatakan jalan ini menjadi prioritas pembangunan apakah pengerjaannya di tahun ini atau tahun mendatang.
“Pembangunan jalan ini memang rusak, kami berharap ketika dikerjakan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten supaya akses jalan ini dapat dijaga oleh masyarakat dengan tidak mengizinkan kendaraan besar seperti truk muatan kayu melaluinya untuk sementara saat diperbaiki,” katanya.
Menurut dia, aktivitas truk dengan muatan kayu atau muatan berat lainnya dapat menyebabkan kerusakan jalan saat masih dalam pengerjaan, sehingga ini harus menjadi perhatian pemerintah distrik, kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama dan anggota legislatif dari daerah ini.
“Kami hanya ingin jalan ini ketika telah dikerjakan dapat digunakan oleh masyarakat dengan baik tanpa harus ada kerusakan. Supaya akses ekonomi, pendidikan, kesehatan dari dan ke Itlay Hisage berjalan lancar,” ujarnya.
Dia menjelaskan, akses jalan merupakan aspek vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu daerah seperti distrik maupun kampung.
“Di masa kepemimpinan saya dan pak wakil bupati, kami ingin jalan-jalan penghubung dari kampung ke kota itu diperbaiki sehingga melancarkan transportasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Dia menambahkan, ketika akses jalan itu baik maka masyarakat yang ingin membawa hasil pertanian ke kota itu menjadi mudah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat di kampung supaya mendukung program pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan sehingga peningkatan ekonomi masyarakat meningkat. Kalau ada masalah bisa didiskusikan baik sehingga tidak menghambat pembangunan,” ujarnya.

