Asmat (ANTARA) - Bupati Asmat Elisa Kambu menghadiri misa syukur penahbisan imamat Pastor Moses Amiset Pr di Distrik Pantai Kasuari, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.
Syukuran yang berlangsung di aula SMP Negeri 1 Pantai Kasuari belum lama ini juga dihadiri sejumlah kepala distrik, tokoh masyarakat dan warga setempat.
Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan bahwa Pastor Moses Amiset merupakan imam Katolik pertama dari suku Asmat, yang diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi umat Katolik di kabupaten tersebut.
Elisa mengatakan imam itu diberikan tugas oleh Keuskupan Agats untuk melakukan pelayanan dan mengabdi di Paroki Kamur, Distrik Pantai Kasuari.
“Sebagai umat kita wajib mendukung aktivitas pelayanan yang dilakukan Pastor Moses di wilayah Pantai Kasuari,” kata Elisa.
Ia juga mengatakan bahwa pemerintah daerah setempat mendukung imam Katolik itu dalam melakukan pelayanan di Kabupaten Asmat.
“Anak-anak muda lainnya kita harapkan bisa terpanggil seperti Pastor Moses, sehingga umat di Kabupaten Asmat semakin dekat dengan Tuhan,” katanya.
Pastor Moses Amiset Pr mengaku bersyukur setelah ditahbiskan menjadi seorang imam oleh Uskup Keuskupan Agats Mgr Aloysius Murwito OFM di Gereja Katedral Salib Suci Agats pada 2 Februari lalu.
“Saya punya motto pelayanan Jangan Takut Sebab Aku Bersamamu. Ini motto sekaligus tantangan untuk melakukan pelayanan di Asmat,” kata Moses.
Ia berharap nilai-nilai keagamaan yang akan ditanamkan kepada umat di wilayah kerjanya bisa memperkuat iman umat Katolik.
“Terutama untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan berbagai elemen yang memberikan dukungan moril kepada saya,” ujarnya.
Untuk diketahui, Pastor Moses Amiset Pr ditahbiskan bersama Diakon Innocentius Nurmalay, Cornelis Laritembun dan Laurensius Kupea oleh Uskup Aloysius Murwito di Agats pada 2 Februari 2019. (*/adv)

