Timika (ANTARA) - Jajaran Unit Pengelolaan Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin Timika telah meminta Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan untuk melakukan verifikasi gedung terminal penumpang Bandara Timika.
Kepala UPBU Mozes Kilangin Timika Ambar Suryoko di Timika, Selasa, mengatakan meskipun masih ada pekerjaan mekanikal dan elektrikal yang belum tuntas dan diharapkan bisa diselesaikan hingga akhir tahun ini.
Namun gedung terminal penumpang sisi selatan Bandara Timika yang dibangun oleh Kemenhub sudah bisa dimanfaatkan untuk menunjang pelayanan dan operasional penerbangan di wilayah itu.
"Memang masih ada beberapa pekerjaan yang belum tuntas, yaitu tinggal pekerjaan mekanikal dan elektrikal saja. Kami akan lihat kondisinya apakah akan terpengaruh dengan adanya pandemi COVID-19. Tentu akan sedikit molor dari target awal. Yang jelas, kami sudah melakukan komunikasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk melakukan verifikasi terminal. Kalau hasilnya ok, maka segera kita akan manfaatkan," kata Ambar.
Meski bagungan terminal penumpang berkonstruksi dua setengah lantai tersebut hampir rampung, namun pemanfaatan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan miliar itu tidak serta-merta sudah langsung dioperasikan.
Selain menunggu hasil verifikasi oleh pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, namun di sisi lain lahan parkir kendaraan untuk mengantar dan menjemput penumpang belum juga dikerjakan oleh Pemkab Mimika melalui Dinas Perhubungan.
"Kalaupun gedung terminal penumpang sudah siap, tentunya lapangan parkir kendaraan juga sudah harus siap. Itu ditangani oleh Pemda Mimika. Jangan sampai terminalnya sudah siap, tapi areal parkirannya malah belum siap," kata Ambar.
Sesuai perencanaan, gedung terminal penumpang sisi selatan Bandara Timika juga dilengkapi dengan fasilitas garbarata dua unit.
Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika Yan Selamat Purba mengatakan jajarannya tetap melanjutkan pengerjaan parkir kendaraan di samping gedung terminal penumpang sisi selatan Bandara Timika.
Untuk pekerjaan tersebut, Dishub Mimika melalui APBD 2020 telah menganggarkan dana Rp37 miliar dan sementara ini masih dalam proses lelang.
"Pekerjaan lahan parkir kendaraan di Bandara Timika itu mendesak mengingat gedung terminal penumpang yang dibangun melalui APBN sudah tuntas. Untuk pembangunan lahan parkir dikerjakan secara tahun jamak atau multiyears sampai tahun 2022,” jelas Purba.

Adapun ruas jalan masuk di area sisi selatan Bandara Timika ditangani seluruhnya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.
Selain itu, tahun ini Pemkab Mimika juga akan melanjutkan pekerjaan gedung terminal penumpang sisi selatan Bandara Timika yang bersebelahan dengan gedung terminal penumpang yang dibangun oleh Kemenhub.
Total anggaran yang tersedia untuk lanjutan pekerjaan itu sebesar Rp108 miliar.