Jayapura (ANTARA) - Aparat keamanan TNI/Polri bersama Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) dan masyarakat kerja bakti membangun kembali Kiwirok yang sempat ditinggalkan warga setelah mengalami aksi teror kelompok sipil bersenjata (KSB).

TNI-Polri dan Pemkab Pegubin kerja bakti bangun kembali Kiwirok


Personel TNI-Polri lakukan kerja bakti bersihkan puing-puing akibat di bakar KSB tahun 2021 lalu di Distrik Oksibil. (ANTARA/HO/Penrem 172/PWY)
Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Letkol Inf Johanis Victorianus Tethool di Dekai, Rabu, mengatakan prajurit TNI bersama Polri, Pemkab Pegunungan Bintang, dan masyarakat bergotong royong membangun kembali wilayah itu.
Sebelumnya, pada tahun 2021 KSB Ngalum Kupel menyerang warga sipil dan aparat keamanan di Kiwirok hingga menyebabkan seorang paramedis meninggal.
Tercatat empat kampung yang terdampak aksi teror itu, yaitu Kampung Mangoldoki, Kampung Oknanggul, Kampung Pomding, dan Kampung Sopamikma mengalami kerusakan cukup parah.
Kerja bakti, katanya, dilakukan untuk mempercepat pembangunan kembali rumah masyarakat dan fasilitas umum lainnya di Distrik Kiwirok.
Adapun personel yang dikerahkan berasal dari Koramil 1715-02/Kiwirok, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 143/TWEJ, Satgas Mandala 03, Satgas Damai Cartens, perangkat distrik, dan masyarakat Kiwirok, kata Letkol Inf Tethool.
Pelaksana Tugas Danramil 1715-02/Kiwirok Serka Lukas Sosomar mengatakan masyarakat yang sudah kembali tercatat sebanyak 844 jiwa.
Jumlah tersebut, katanya, diperkirakan akan bertambah karena masih ada masyarakat yang belum pulang kembali ke kampungnya di Kiwirok.
"Kami berharap dengan pemulangan warga, maka ada bantuan berupa bahan makanan dan pakaian untuk masyarakat yang kini sudah berada Distrik Kiwirok,” kata Serka Lukas Sosomar.
Kepala Distrik Kiwirok Abedeus Tepmul menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu masyarakat di Distrik Kiwirok dengan sepenuh hati.
"Saya mewakili Bupati Pegubin dan masyarakat Distrik Kiwirok mengucapkan terima kasih banyak kepada Danrem 172/PWY di Jayapura dan Dandim 1715/Yahukimo yang sudah membuka kembali Koramil Kiwirok sehingga babinsa bisa kembali bertugas, " kata Abedeus Tepmul.