Jayapura (ANTARA) - Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mendorong pengusaha asli orang Papua (OAP) memanfaatkan peluang ekspor ke Papua Nugini (PNG) karena pengirimannya dapat dilakukan menggunakan kendaraan jalur darat.
Wakil Ketua Bidang Luar Negeri Kadin Papua Jackline Yoku kepada ANTARA di Jayapura, Jumat, mengatakan peluang ekspor ke PNG sangat terbuka apalagi saat ini pemerintah kedua negara tersebut sedang menggalakkan pembangunan.
Peluang ekspor ke PNG memang sangat terbuka karena bisa bersaing harga dengan pengusaha dari negara lain karena dekatnya jarak sehingga dapat menekan biaya pengiriman.
Selain bahan makanan dan alat elektronik, para pengusaha juga dapat mengekspor berbagai peralatan otomotif dan alat berat.
Menurut Jackline Yoku, peluang ekspor cukup besar karena Indonesia juga bisa menjadi pemasok hingga ke negara-negara yang ada di kawasan Pasifik seperti Kepulauan Salomon.
"Papua khususnya Kota Jayapura bisa jadi pemasok berbagai kebutuhan di PNG dan negara-negara di Pasifik," kata Jackline Yoku seraya mengaku Kadin Papua sudah menjadwalkan melakukan pertemuan dengan pengusaha PNG dan Kepulauan Salomon di bulan Februari 2025.
"Pertemuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pengusaha di Papua khususnya di Jayapura untuk menangkap peluang tersebut," harap Jackline Yoku.
Aktivitas ekspor ke PNG dapat dilakukan melalui PLBN Skouw, Distrik Muara Tami atau dari Pelabuhan Jayapura.