Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua menyebut Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menjadi mitra strategis dalam memajukan pendidikan di daerah ini.
"Oleh karena itu, kebijakan terkait kesejahteraan guru akan terus diupayakan, termasuk pemenuhan hak-hak mereka," kata Asisten II Setda Kota Jayapura Widi Hartanti dalam konferensi PGRI masa bakti 2025-2030 di Jayapura, Senin.
Menurut Widi, pemerintah daerah setempat berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi guru, pemerataan mutu pendidikan serta kesejahteraan pendidik di Kota Jayapura.
"Diharapkan konferensi ini menjadi wadah berdiskusi, bukan saling menyalahkan, tetapi bersama-sama mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, dan mencari solusi terbaik demi masa depan pendidikan anak-anak," ujarnya.
Dia menjelaskan kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan melalui sinergi antara pemerintah, PGRI, dan para pendidik diharapkan berbagai persoalan pendidikan di daerah ini dapat diatasi dengan baik.
Ketua PGRI Kota Jayapura Robert J. Betaubun mengatakan agenda utama kegiatan ini meliputi evaluasi program kerja, penyusunan program baru serta pemilihan pengurus baru.
"Di dalam menyusun program kerja harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah dan visi-misi dari kepala daerah setempat," katanya.
Dia menjelaskan PGRI sebagai mitra strategis pemerintah, sehingga saling mendukung dan bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Jayapura.
"Kami berharap dukungan PGRI terhadap kebijakan pemerintah dapat menjadi tanggung jawab bersama dalam mencetak generasi unggul di masa depan," ujarnya.

